Sabtu, 28 JUNI 2025 • 19:39 WIB

Motor Layang Hingga Robot Anjing K9 Bakal Dipamerkan di HUT Bhayangkara, Begini Penampakanya

Author

HUT Bhayangkara ke-79 yang digelar Polri pada puncaknya bakal memamerkan sejumlah penampilan. (Dok. Mabes Polri)

INDOZONE.ID - HUT Bhayangkara ke-79 yang digelar Polri pada puncaknya bakal memamerkan sejumlah penampilan. Salah satunya ialah atraksi motor layang sampai robot anjing polisi.

Dari foto-foto yang diterima, terlihat sejumlah robot anjing berwarna hitam dan putih terfoto. Ada pula robot dengan baju khas kepolisian Indonesia yang juga dipamerkan.

Foto lainnya menampilkan atraksi dari kesatuan Brimob Polri hingga adanya aksi polisi satwa. Sedangkan di udara sendiri, motor layang akan beraksi.

Baca juga: Rematch Jadi Game Bola Favorit Baru, Tapi Tolong, Belajarlah Mengoper Bola!

Berkaitan dengan motor langit, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkap jika atraksi motor langit digelar dengan pesan didalamnya yakni Polri yang selalu siap dalam kondisi apapun.

"Motor layang Polri akan mengelilingi langit Monas sebagai bagian dari atraksi udara yang menunjukan keahlian serta kesiapsiagaan anggota dalam berbagai kondisi medan," kata Truno dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (28/6/2025).

Sedangkan terkait pasukan berkuda dan robot, Truno menyebut hal ini membuktikan jika Polri tidak hanya kuat fisik melainkan juga kuat dalam sektor teknologi.

"Kita ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya kuat secara fisik dan teknologi, tetapi juga humanis, profesional dan terintegrasi," ungkapnya.

Baca juga: Rematch Jadi Game Bola Favorit Baru, Tapi Tolong, Belajarlah Mengoper Bola!

Dalam kesempatan berbeda, Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Peasetyo menyebut jika robot-robot itu nantinya akan menjadi mitra strategis bagi Polri.

"Robot-robot ini masa depan akan memjadi mitra strategis personel Polri. Mereka dirancang untuk mengambil peran di lokasi beresiko tinggi guna mengurangi paparan bahaya terhadap manusia sekaligus meningkatkan akurasi operasi," kata Komjen Dedi.

"Kami mengakui bahwa teknologi ini masih dalam tahap pengembangan awal dan akan terus belajar dari praktik terbaik negara-negara maju," pungkas Dedi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU