Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 27 JUNI 2025 • 10:00 WIB

7 Mitos Malware di Android yang Masih Banyak Dipercaya dan Bisa Menyesatkan

7 Mitos Malware di Android yang Masih Banyak Dipercaya dan Bisa MenyesatkanIlustrasi malware di smartphone Android (photo/AndroidPIT)

INDOZONE.ID - Meskipun sistem keamanan Android terus diperbarui, masih banyak pengguna yang keliru dalam memahami ancaman sebenarnya dari malware.

Beberapa mitos malware Android justru membuat pengguna merasa aman padahal sebenarnya tidak terlindungi.

Lebih parahnya lagi, kesalahpahaman tentang virus di HP Android ini bisa mendorong perilaku yang berisiko. 

7 Mitos Keamanan Android yang Menyesatkan

Berikut adalah tujuh mitos keamanan Android yang menyesatkan dan masih banyak dipercaya sampai sekarang.

Baca juga: Gampang! Ini 5 Cara Deteksi Malware dan Virus di MacBook

1. Malware Hanya Berasal dari Luar Play Store

Salah satu fakta tentang malware Android yang sering diabaikan adalah kenyataan bahwa malware bisa saja datang dari aplikasi di Play Store. Banyak yang percaya aplikasi dari toko resmi pasti aman. 

Padahal ada juga aplikasi yang lolos dari pengawasan dan diam-diam mencuri data, menampilkan iklan tersembunyi, bahkan menjalankan layanan latar belakang yang mencurigakan.

Inilah mengapa pengguna tetap harus teliti membaca ulasan, mengecek izin aplikasi, dan memastikan reputasi pengembangnya.

2. Android Versi Baru 100 Persen Aman dari Malware

Banyak orang berpikir bahwa dengan menggunakan Android 13 atau versi lebih baru, maka perangkat sudah bebas dari malware. Sayangnya, itu hanyalah mitos malware Android berikutnya. 

Malware zaman sekarang semakin pintar dan bisa mengecoh pengguna dengan meminta izin yang tampaknya wajar. Jadi, walaupun sistem Android makin canggih, jika kamu tidak waspada, tetap saja bisa menjadi korban.

3. Cukup Pasang Antivirus, Masalah Selesai

Sebagian besar aplikasi antivirus di Android lebih banyak jualan iklan ketimbang memberikan perlindungan nyata. Banyak dari mereka tidak jauh lebih baik daripada fitur Google Play Protect bawaan. 

Ini adalah salah satu mitos keamanan Android yang menyesatkan mengira bahwa antivirus adalah solusi utama. Padahal, kebiasaan pengguna jauh lebih menentukan.

Menghindari aplikasi mencurigakan dan rutin memperbarui sistem adalah langkah pencegahan yang lebih efektif.

4. Malware Langsung Menyerang Saat Masuk ke HP

Banyak yang salah paham dan berpikir malware akan langsung bikin HP rusak atau crash. Faktanya, sebagian besar malware bekerja secara halus dan tersembunyi, sehingga kamu tidak langsung menyadarinya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Augustman.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

7 Mitos Malware di Android yang Masih Banyak Dipercaya dan Bisa Menyesatkan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!