Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 28 JUNI 2025 • 18:35 WIB

Rematch Jadi Game Bola Favorit Baru, Tapi Tolong, Belajarlah Mengoper Bola!

Rematch Jadi Game Bola Favorit Baru, Tapi Tolong, Belajarlah Mengoper Bola!Rematch Jadi Game Bola Favorit Baru(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID  Rematch, game sepak bola arkade dari Sloclap, tengah naik daun dan berhasil mencuri hati banyak gamer—termasuk kamu yang suka tantangan dan permainan kompetitif.

Tapi satu hal yang bikin frustrasi? Banyak pemainnya belum paham konsep paling dasar dalam sepak bola: mengoper bola!

Bagi kamu yang belum familiar, Rematch adalah game sepak bola 3v3 hingga 5v5 dengan gaya arkade yang unik.

 Bayangkan Rocket League, tapi bukan pakai mobil, melainkan manusia sungguhan.

Game ini tersedia di PC, PS5, dan Xbox Series X|S, dan disebut-sebut sebagai pengalaman sepak bola digital yang beda dari yang lain.

Baca juga: Game Baru Xbox Game Pass Juni 2025: Dari FBC: Firebreak hingga Rematch dan Warcraft Remastered

Game Bola Seru, Tapi Penuh Kekacauan

Secara gameplay, Rematch bukan tipe game bola yang "membantu" kamu bermain keren. Sebaliknya, game ini menuntut kamu untuk benar-benar memahami kontrol dan koordinasi.

Salah sedikit arah saat oper atau tembakan, bola bisa langsung ke pemain lawan. Gagal membaca arah bola? Bisa jadi bencana di depan gawang sendiri.

Namun masalah utamanya bukan soal mekanik. Masalahnya adalah pemain yang ogah mengoper bola.

Banyak yang terlalu sibuk ingin jadi bintang lapangan, bahkan kiper pun sering nekat menggiring bola ke depan alih-alih mengumpan ke teman setim. Alhasil, momen konyol pun tak terhindarkan: gawang kosong dan gol mudah untuk lawan.

"Good Job" Jadi Sindiran?

Fitur pesan cepat dalam game sebenarnya sangat membantu komunikasi. Tapi ironisnya, kalimat seperti “Good job!” sekarang malah sering dipakai sebagai sindiran ketimbang pujian.

Misalnya ketika seorang kiper mencoba menggiring bola sejauh mungkin tapi akhirnya kehilangan bola dan kebobolan, kamu mungkin refleks menekan tombol “Good job!”—bukan sebagai pujian, tapi lebih ke: “Ya ampun, hebat banget ya keputusanmu itu!”

Tingkat Lanjut Bikin Harapan Muncul

Untungnya, dalam mode ranked, permainan cenderung lebih rapi. Para pemain mulai sadar pentingnya kerja tim dan saling mengoper.

Tapi tetap saja, sistem skor dalam game ini masih lebih memihak mereka yang egois dan sering cetak gol, bukan mereka yang main taktis dan bantu tim.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Rematch Jadi Game Bola Favorit Baru, Tapi Tolong, Belajarlah Mengoper Bola!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!