INDOZONE.ID - Teknologi mikrorobot sinusitis hadir sebagai solusi medis masa depan yang menjanjikan.
Seperti yang diketahui, infeksi sinus kronis sering menjadi sumber ketidaknyamanan berkepanjangan. Masalahnya bukan hanya peradangan, tapi juga lendir kental dan biofilm bakteri yang sulit dijangkau obat konvensional.
Inovasi ini dikembangkan oleh tim ilmuwan dari Tiongkok dan Hong Kong. Mereka menciptakan Copper-doped Bismuth Oxide Microrobots (CBMR), mikrorobot berukuran sangat kecil, bahkan lebih kecil dari butiran debu.
Baca juga: Canggih! Kecerdasan Buatan Diproyeksikan Mampu Sembuhkan 30 Penyakit di Dubai
Dengan ukuran tersebut, mikrorobot ini mampu menyusup ke dalam rongga sempit seperti sinus, tempat infeksi sering tersembunyi.
Material yang digunakan bukan bahan sembarangan. Campuran bismuth oxoiodide dan atom tembaga tunggal dipilih karena sifat fotokatalitiknya yang tinggi.
Ketika disinari cahaya, bahan ini dapat menghasilkan panas dan molekul reaktif yang mematikan bagi bakteri.
Mikrorobot ini dimasukkan ke dalam rongga sinus menggunakan kateter kecil.
Baca juga: Carpal Tunnel Syndrome: Penyakit yang Paling Sering Diderita Gamer, Ini Cara Mencegahnya!
Setelah berada di dalam tubuh, gerakannya dikendalikan dengan medan magnet eksternal, memungkinkan arah robot menuju lokasi infeksi secara akurat.
Posisi setiap unit mikrorobot dipantau dengan bantuan sinar X, memastikan target tercapai tanpa merusak jaringan sekitarnya.
Langkah berikutnya adalah aktivasi. Serat optik digunakan untuk mengirimkan cahaya ke area infeksi.
Cahaya ini memicu dua mekanisme penting: menghasilkan panas dan membentuk Reactive Oxygen Species (ROS).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Notebookcheck.net