Ilustrasi Hari Nyepi di Bali. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Setiap tahun saat Hari Raya Nyepi di Bali, banyak orang bertanya, apakah internet juga ikut dimatikan? Karena, selama Nyepi aktivitas masyarakat memang sangat dibatasi untuk menghormati hari suci umat Hindu.
Menjawab hal itu, pihak Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali memastikan bahwa internet rumah lewat WiFi tetap bisa digunakan selama Nyepi.
Kepala Diskominfos Bali, Gede Pramana, menjelaskan bahwa layanan komunikasi seperti telepon, SMS, dan WiFi di rumah tidak akan diputus saat Nyepi berlangsung.
“Jadinya untuk telepon, SMS, wifi internet, tetap hidup, artinya tidak putus itu untuk komunikasi,” ujarnya, dikutip dari Antara Bali.
Baca juga: Menkomdigi Meutya Hafid Sidak Kantor Meta di Jakarta, Soroti Maraknya Konten Judol dan Disinformasi
Jawabannya, tidak sepenuhnya mati. Akses internet melalui WiFi rumah tangga masih tetap aktif, sehingga masyarakat tetap bisa mengakses informasi atau berkomunikasi jika diperlukan.
Namun, ada beberapa layanan yang memang dibatasi selama Nyepi, khususnya yang berkaitan dengan jaringan seluler.
Meski WiFi masih bisa digunakan, pemerintah memastikan layanan data seluler akan dinonaktifkan sementara selama Nyepi.
Selain itu, layanan IPTV juga ikut dimatikan selama perayaan berlangsung.
Pembatasan ini berlaku selama 24 jam, yaitu:
Artinya, selama periode tersebut pengguna tidak bisa mengakses internet dari paket data operator seluler.
Baca juga: Kemkomdigi Batasi Fitur Login Wikimedia, Ini Alasan dan Penjelasannya
Menurut Gede Pramana, keputusan untuk tetap menyalakan WiFi rumah tangga tidak akan mengurangi esensi Hari Suci Nyepi dan ia menyakini umumnya masyarakat yang menjalankan Catur Brata Penyepian tidak memanfaatkan internet wifi.
Selain itu, akses internet juga tetap dibutuhkan untuk beberapa kondisi penting, misalnya komunikasi darurat, kebutuhan rumah sakit, hingga informasi penting bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara Bali