INDOZONE.ID - Kabar pembatasan fitur login Wikimedia oleh Kemkomdigi sempat membuat sebagian pengguna bertanya-tanya. Banyak yang mengira seluruh layanan akan diblokir, padahal faktanya tidak demikian.
Pemerintah menegaskan bahwa akses ke konten tetap tersedia dan hanya fitur tertentu yang dibatasi.
Lalu, apa sebenarnya alasan di balik kebijakan ini? Berikut informasi lengkapnya.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mulai membatasi akses pada fitur login subdomain auth.wikimedia.org sejak 25 Februari 2026.
Langkah ini diambil karena Wikimedia Foundation belum memenuhi kewajiban pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat.
Meski begitu, pemerintah menegaskan bahwa pembatasan ini tidak berarti seluruh layanan Wikimedia diblokir.
Akses ke laman utama wikimedia.org dan seluruh konten informasinya tetap bisa dibuka seperti biasa.
Baca juga: Kemkomdigi Blokir Tiga Penyelenggara Sistem Elektronik, Imbas Tak Patuhi Aturan
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, menjelaskan bahwa pembatasan hanya berlaku pada fitur autentikasi.
Artinya, pengguna untuk sementara tidak dapat login atau membuat akun baru. Aktivitas seperti menyunting atau membuat artikel juga tidak bisa dilakukan selama pembatasan berlangsung.
Namun masyarakat tetap dapat membaca dan memanfaatkan seluruh informasi yang tersedia di Wikimedia tanpa gangguan.
Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 yang mewajibkan setiap PSE, baik domestik maupun asing, untuk mendaftar jika layanannya digunakan di Indonesia.
Menurut Alexander, notifikasi resmi telah dikirimkan kepada Wikimedia sejak November 2025 dan bahkan diberikan dua kali perpanjangan waktu hingga 20 Januari 2026.
Namun hingga batas akhir dan pembatasan diberlakukan pada 25 Februari 2026, proses pendaftaran tersebut belum diselesaikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA