Google Play Hadirkan Fitur Where to Watch(Sumber:digitaltrends.com)
INDOZONE.ID - Menemukan platform streaming yang menayangkan film atau serial tertentu sering terasa seperti permainan tebak-tebakan yang melelahkan.
Pengguna harus membuka beberapa aplikasi, mencari judul yang sama, lalu kecewa karena ternyata tayang di layanan lain.
Kini, Google mencoba mengakhiri masalah klasik itu lewat fitur baru di Google Play Store: Where to Watch.
Dengan pembaruan ini, pengguna cukup mengetik judul film atau acara TV di Google Play Store.
Sebuah kartu informasi akan muncul, menunjukkan daftar layanan streaming yang menayangkan konten tersebut. Jika aplikasi belum terinstal, Google Play menawarkan tombol untuk mengunduhnya langsung.
Sebelumnya, banyak orang mengandalkan pencarian Google, bertanya lewat Gemini, atau memanfaatkan aplikasi pihak ketiga - sayangnya sering kali informasinya kurang akurat.
Fitur di Google Play dibuat lebih terintegrasi dan real-time, sehingga hasil yang diberikan lebih konsisten.
Industri streaming semakin dinamis. Konten bisa berpindah dari Netflix ke Hulu, Disney+, atau Peacock dalam hitungan bulan.
Perpindahan hak tayang membuat pengguna sulit melacak perubahan tersebut. Fitur Where to Watch berfungsi sebagai peta pusat yang merapikan kekacauan ini.
Google secara tak langsung mengubah Play Store dari sekadar katalog aplikasi menjadi alat navigasi cerdas untuk dunia streaming.
Selain mempermudah penemuan konten, langkah ini memperkuat ekosistem Android. Pencarian film, instalasi aplikasi, dan akses ke layanan streaming kini bisa dilakukan dari satu tempat tanpa harus berpindah antarplatform.
Buat siapa pun yang pernah menghabiskan waktu berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain hanya untuk mencari satu film rekomendasi teman, fitur ini jelas akan terasa menyelamatkan waktu.
Tidak ada lagi proses menjelajah panjang yang bikin frustrasi. Semua informasi tampil dalam satu layar ringkas, praktis, dan mudah diakses.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com