INDOZONE.ID - Saat ini, semakin banyak orang yang menggunakan VPN untuk menjaga privasi saat berselancar di internet.
Sayangnya, tidak semua aplikasi VPN yang tersedia di Google Play Store bisa dipercaya. Beberapa di antaranya justru bisa membahayakan data pribadi.
Baca Juga: Antisipasi Hal Buruk, Yuk Tingkatkan Keamanan Akun Google Kamu
Untuk membantu pengguna menemukan layanan yang lebih aman, Google kini menghadirkan lencana 'Terverifikasi' bagi aplikasi VPN yang telah memenuhi standar keamanan tertentu.
Langkah ini, diharapkan dapat membuat pengguna lebih percaya diri dalam memilih aplikasi VPN yang benar-benar bisa diandalkan.
Baca Juga: Google Home Hadirkan Fitur Baru untuk Pengguna Smart Home
VPN menjadi alat penting bagi banyak orang yang ingin menjaga privasi dan keamanan saat online.
Namun, banyak aplikasi VPN yang tidak jelas soal bagaimana mereka mengelola data pengguna. Bahkan, beberapa di antaranya mungkin justru menyalahgunakan data tersebut.
Cara Menggunakan VPN (Photo/istock/Prykhodov)
Dengan hadirnya lencana 'Terverifikasi', Google ingin memberikan tanda pengenal bagi aplikasi VPN yang sudah melewati pemeriksaan ketat dan terbukti aman.
Lencana ini akan muncul di halaman detail aplikasi serta hasil pencarian, sehingga pengguna bisa lebih mudah mengetahui apakah aplikasi tersebut bisa dipercaya atau tidak.
Baca Juga: Gemini AI di Google TV: Teknologi Pintar Tanpa Remote untuk Kendali Rumah dan Hiburan
Google tidak sembarangan memberikan lencana ini. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh aplikasi VPN, antara lain:
Lulus Penilaian Keamanan Aplikasi Mobile (MASA) Level 2: Artinya, aplikasi tersebut sudah diuji dan dinyatakan aman dari celah keamanan.
Memiliki minimal 10.000 instalasi dan 250 ulasan: Dengan jumlah pengguna yang cukup besar, aplikasi dianggap telah teruji di dunia nyata.
Sudah tersedia di Google Play selama minimal 90 hari: Ini memastikan aplikasi telah cukup lama digunakan dan bukan aplikasi yang baru muncul tanpa rekam jejak yang jelas.
Transparansi dalam pengelolaan data pengguna: Pengembang harus menjelaskan dengan detail bagaimana mereka mengelola data penggunanya.
Bersedia menjalani audit keamanan independen: Aplikasi harus melalui pemeriksaan tambahan untuk memastikan keamanannya.
Dengan banyaknya pilihan aplikasi VPN, pengguna sering bingung mana yang benar-benar aman. Lencana ini hadir untuk memberikan beberapa keuntungan, seperti:
Mempermudah pengguna dalam memilih aplikasi tepercaya: Tidak perlu lagi menebak-nebak apakah aplikasi VPN yang digunakan aman atau tidak.
Mengurangi risiko kebocoran data: Dengan memilih aplikasi yang sudah terverifikasi, risiko pencurian data pribadi bisa diminimalkan.
Memberikan rasa aman saat menggunakan VPN: Karena aplikasi telah lolos berbagai uji keamanan, pengguna bisa lebih tenang saat menggunakannya.
Baca Juga: Bikin Google Drive Jadi Ringan! Begini Cara Hapus Cache di Android, iPhone, dan PC
Beberapa aplikasi VPN yang telah berhasil mendapatkan lencana ini antara lain:
NordVPN
hide.me VPN
Aloha
Seiring waktu, daftar ini akan terus bertambah seiring dengan semakin banyaknya aplikasi yang memenuhi standar keamanan yang ditetapkan oleh Google.
Google tidak hanya berhenti di sini. Sebelumnya, mereka juga telah memperkenalkan label privasi pada aplikasi, serta lencana bagi aplikasi yang sudah menjalani tinjauan keamanan independen.
Baca Juga: Daftar Kata Google Search yang Paling Banyak Dicari Orang Indonesia di Tahun 2024
Dengan adanya lencana 'Terverifikasi', Google semakin serius dalam menciptakan ekosistem aplikasi yang lebih aman dan transparan.
Ke depannya, diharapkan semakin banyak aplikasi VPN yang mengikuti standar ini, sehingga pengguna dapat lebih nyaman dan percaya diri dalam memilih layanan yang benar-benar aman untuk digunakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TechCrunch, Gsmarena.com