Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 09:45 WIB

Grokipedia Picu Kekhawatiran Akurasi: Proyek Ensiklopedia Elon Musk Justru Dinilai Berbahaya

Grokipedia Picu Kekhawatiran Akurasi: Proyek Ensiklopedia Elon Musk Justru Dinilai BerbahayaGrokipedia Picu Kekhawatiran Akurasi(Sumber:digitaltrends.com)

INDOZONE.ID - Elon Musk kembali mengguncang dunia informasi digital lewat peluncuran Grokipedia, sebuah ensiklopedia berbasis AI yang digadang-gadang menjadi pesaing baru Wikipedia.

Namun proyek yang baru rilis bulan lalu itu langsung terseret kontroversi setelah penelitian dari Cornell Tech mengungkap temuan serius terkait akurasi dan kredibilitas sumber yang digunakan.

Baca juga: Lord of the Rings MMO Batal? PHK Massal 14.000 Karyawan Amazon Picu Spekulasi Besar

Riset Ungkap Sumber Tak Tepercaya dan Konten yang Disalin

Menurut laporan Cornell Tech, Grokipedia dipenuhi rujukan dari sumber bias, tidak dapat dipercaya, bahkan beberapa di antaranya masuk daftar hitam.

Temuan paling mengejutkan: sebagian konten Grokipedia ternyata menyalin teks langsung dari Wikipedia, tetapi mencantumkan sumber berbeda termasuk sumber yang dilarang Wikipedia karena dianggap tidak layak.

Salah satu contoh paling ekstrem adalah artikel tentang teori konspirasi Clinton body count, yang dirujuk menggunakan InfoWars - platform yang dikenal sebagai penyebar informasi palsu.

Kejadian ini memicu kekhawatiran serius mengenai standar kurasi informasi di platform tersebut.

Mengapa Grokipedia Jadi Sorotan?

Hasil penelitian menunjukkan artikel Grokipedia yang bukan hasil salinan dari Wikipedia 3 kali lebih berpotensi mengutip sumber tidak tepercaya, dan 13 kali lebih sering memakai sumber yang masuk daftar hitam.

Angka itu menggambarkan betapa longgarnya standar editorial platform tersebut. Masalahnya tak berhenti di situ.

Alat informasi berbasis AI mampu menyebarkan konten dalam skala besar dalam hitungan detik tanpa proses verifikasi manusia.

Ketika sumber yang dipakai tidak kredibel, risiko penyebaran misinformasi meningkat drastis. Situasi ini semakin sensitif karena Musk mengendalikan beberapa platform besar seperti X dan xAI.

Dengan begitu banyak pengaruh dalam arus informasi, setiap kesalahan kurasi berpotensi berdampak luas terhadap opini publik.

Mengapa Pengguna Perlu Peduli?

Di era ketika banyak orang mencari jawaban cepat melalui AI, batas antara fakta dan interpretasi algoritma semakin kabur.

Pengguna bisa menerima informasi yang salah, bias politik, atau teori konspirasi tanpa menyadarinya. Ketika algoritma diprioritaskan dibanding proses editorial manusia, akurasi menjadi taruhan besar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Digitaltrends.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Grokipedia Picu Kekhawatiran Akurasi: Proyek Ensiklopedia Elon Musk Justru Dinilai Berbahaya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!