GTA 6 picu protes keras dari gamer PC (pushsquare.com)
INDOZONE.ID - GTA 6, game yang paling ditunggu-tunggu ini dijadwalkan rilis pada 26 Mei 2026. Bukannya jadi momen bahagia, hal ini justru bikin jutaan gamer PC di seluruh dunia kecewa berat.
Kenapa? Ternyata alasannya karena game ini nggak akan langsung rilis untuk PC, cuma buat PS5 dan Xbox Series X/S aja.
Kabar ini pun langsung bikin heboh dan protes di media sosial. Para penggemar PC yang udah nunggu lebih dari sepuluh tahun buat game Grand Theft Auto terbaru ini, sekarang harus terima kenyataan, di mana mereka harus beli konsol mahal atau nunggu waktu yang gak pasti, untuk bisa memainkan GTA 6.
Baca juga: Rockstar Pastikan Trailer Kedua GTA 6 Diambil Langsung dari PS5, Bukan PS5 Pro
Rockstar Games telah mengonfirmasi bahwa GTA 6 gak akan langsung ada buat PC. Ini sebenarnya bukan hal baru buat Rockstar, karena mereka sering menunda rilis game untuk PC. Tapi buat para gamer PC, ini adalah hal yang sangat menyebalkan.
"Nunggunya bakal nyiksa banget," tulis seorang penggemar di media sosial.
"Ini bukan tahun 2015, ini 2025. Kenapa masih rilis game tanpa PC?" sambung yang lain.
Saking kesalnya, beberapa penggemar bahkan menyebut akan membajak game atau menonton video gameplay YouTuber daripada harus beli konsol.
Kalau dilihat dari pengalaman Rockstar sebelumnya, penundaan rilis PC ini mungkin berarti versi PC-nya nanti bakal jauh lebih bagus.
Contohnya GTA 5 yang dirilis di PC pada tahun 2015, dikenal punya grafis yang lebih bagus, frame rate lebih mulus, dan performa lebih baik.
Baca juga: GTA 6 Ditunda, Tanda Era Industri Game Lama Mungkin Sudah Tamat?
Para analis juga berpendapat bahwa GTA 6 bakal ngikutin jejak yang sama. Dari trailer aja udah kelihatan ambisi grafisnya yang gila, dengan detail super tajam sampai ke gelembung minuman bersoda atau sidik jari di permukaan metal.
Jadi, kemungkinan versi PC-nya nanti bakal ngasih pengalaman visual yang gak ada tandingannya dibanding konsol.
Meskipun kecewa, banyak penggemar yang masih berharap kalau kesabaran mereka bakal terbayar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Indiatimes.com