Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 15 JULI 2025 • 09:35 WIB

Mengapa China Gunakan Versi TikTok Sendiri? Ini Alasannya

Mengapa China Gunakan Versi TikTok Sendiri? Ini AlasannyaDouyin. (technote.com)

INDOZONE.ID - TikTok kini menjadi salah satu aplikasi berbagi video paling populer di dunia. Lewat format konten pendek dan fitur For Your Page (FYP) yang sesuai minat pengguna, platform ini sukses mencuri perhatian berbagai kalangan. 

Namun, meski TikTok berasal dari China, ternyata aplikasi ini tidak tersedia di negara asalnya sendiri. 

Sebagai gantinya, warga China menggunakan aplikasi yang mirip, yakni Douyin. Nah, pertanyaannya, mengapa China punya TikTok sendiri? Berikut penjelasannya.

Baca juga: Gampang Banget! Ini Dia Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark

Douyin, TikTok Versi China yang Lebih Dulu Hadir

Mengapa China Gunakan Versi TikTok Sendiri? Ini AlasannyaDouyin, Tiktok versi China. (wired.com)

Sebelum TikTok dikenal secara global, ByteDance lebih dulu merilis Douyin pada tahun 2016, khusus untuk pasar domestik. Aplikasi berbagi video China ini berhasil menarik lebih dari 100 juta pengguna hanya dalam waktu satu tahun, terutama di China dan Thailand.

Melihat kesuksesan Douyin, ByteDance kemudian mengembangkan versi globalnya, yakni TikTok, yang diluncurkan pada 2018.

Menariknya, TikTok sebenarnya lahir dari hasil akuisisi Musical.ly yang kemudian diubah total menjadi platform baru. Meski Douyin dan TikTok berasal dari perusahaan yang sama, keduanya bukan aplikasi yang sama, lho.

Baca juga: Saingi TikTok, YouTube Bakal Pasang AI Canggih Veo 3 di Shorts

Perbedaan TikTok dan Douyin

Meskipun terlihat serupa dari segi tampilan dan fungsi, perbedaan TikTok dan Douyin cukup signifikan, terutama dalam hal konten dan regulasi. Douyin dirancang khusus agar sesuai dengan regulasi ketat di China, termasuk fitur pengawasan dan batasan waktu layar bagi pengguna muda.

Selain itu, konten yang ditampilkan di Douyin cenderung lebih edukatif dan disesuaikan dengan nilai-nilai budaya serta kebijakan pemerintah. Sebaliknya, TikTok versi global lebih fleksibel dalam jenis konten yang diunggah dan biasanya mengikuti tren viral yang beragam dari berbagai negara.

Alasan China Punya Versi Sendiri dari TikTok

Banyak yang bertanya, mengapa China punya TikTok sendiri padahal perusahaan pengembangnya sama? Jawabannya terletak pada regulasi ketat pemerintah terhadap teknologi dan media sosial. Pemerintah China sangat serius dalam melindungi pengguna muda dari dampak negatif dunia digital.

Contohnya, sejak 2021, Douyin mulai menerapkan batas waktu penggunaan maksimal 40 menit per hari bagi anak di bawah usia 14 tahun. Aturan ini kemudian diperketat pada 2023 menjadi 2 jam per hari bagi pengguna di bawah 18 tahun.

Langkah tersebut tidak bisa diterapkan secara global, sehingga dibuatlah versi terpisah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wired.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengapa China Gunakan Versi TikTok Sendiri? Ini Alasannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!