INDOZONE.ID - Kabar mengejutkan datang bagi para pekerja kreatif global, di mana Freepik resmi berganti nama menjadi Magnific. Pengumuman identitas baru ini disampaikan pada tanggal 28 April 2026 melalui situs resmi Magnific. Perubahan merek ini bukanlah sekadar pergantian logo, melainkan sebuah transformasi besar dari perusahaan penyedia aset desain menjadi ekosistem kreativitas berbasis kecerdasan buatan (AI) secara menyeluruh.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai sejarah singkat dan alasan strategis di balik langkah rebranding ini.
Pengumuman Resmi: Freepik Berubah Menjadi Magnific
Platform desain digital asal Spanyol ini pertama kali didirikan pada tahun 2010 di kota Málaga sebagai mesin pencari sumber daya desain grafis. Pada masa itu, Freepik hadir untuk menjawab kebutuhan pasar akan akses cepat ke elemen desain tanpa harus membuatnya dari nol.
Seiring berkembangnya industri, Freepik mengakuisisi Magnific, sebuah alat AI upscaler dan enhancer terkemuka di pasaran. Kini, merek Magnific tersebut secara resmi diangkat menjadi nama utama platform guna memperkuat posisi mereka di industri kreatif.
Baca juga: Ant International Luncurkan AMP, Dorong Sistem Pembayaran AI Lintas Perangkat
Alasan Utama Kenapa Freepik Ganti Nama Magnific
Di balik rebranding ini, terdapat perubahan arah bisnis perusahaan yang sangat besar. Berikut adalah alasan utamanya:
1. Layanan Jauh Lebih Luas dari Sekadar Situs Gambar
Kreator masa kini tidak hanya mencari gambar siap pakai, tetapi juga ingin menciptakan karya baru dari nol secara instan. Menjawab hal itu, layanan platform ini telah berevolusi mencakup generator gambar, pembuatan video AI, fitur upscaling, ratusan juta aset stok konvensional, hingga ruang kerja kolaboratif untuk tim.
2. Identitas Nama "Freepik" Dianggap Tidak Lagi Relevan
Masalah utama dari nama lama adalah persepsi publik yang telanjur melekat. Kata "Free" memberi kesan gratis atau murah, sementara "pik" sangat identik dengan picture atau gambar. Jika terus menggunakan nama Freepik, perusahaan khawatir publik masih menganggap mereka sekadar tempat mengunduh aset visual gratis. Karena itu, nama Magnific dipilih karena terdengar lebih besar, premium, ambisius, dan selaras dengan arah baru perusahaan.
3. Konsolidasi Fitur AI yang Sebelumnya Membingungkan
Melansir ulasan dari Tech.eu dan The Next Web, langkah rebranding ini juga merupakan upaya konsolidasi portofolio produk. Sebelumnya, berbagai alat berbasis AI dan layanan aset konvensional perusahaan beroperasi secara terpisah, yang dinilai membingungkan bagi para pengguna. Magnific hadir untuk menyatukan layanan tersebut ke dalam satu platform all-in-one yang terintegrasi.
Menyasar Agensi Besar dan Tim Kreatif Profesional
Pergantian identitas ini juga bertujuan untuk memperluas target pasar. Saat ini, perusahaan mengklaim telah memiliki 100 juta kunjungan bulanan, 1 juta pelanggan berbayar, dan pendapatan berulang tahunan (ARR) bernilai ratusan juta dolar.
Pengguna mereka bukan lagi sekadar freelancer, melainkan telah meluas ke ratusan tim perusahaan, merek besar, hingga agensi profesional yang membutuhkan solusi produksi harian yang cepat berbasis AI. Nama Magnific dinilai lebih relevan dan visioner untuk disandingkan sebagai mitra teknologi bagi perusahaan besar.
Transformasi bisnis ini juga menjadi sinyal kuat bahwa industri kreatif global sedang berubah. CEO perusahaan, Joaquín Cuenca, menyatakan bahwa transisi ini merupakan respons terhadap perubahan lanskap industri tersebut.
Ia memperkenalkan istilah "no-collar economy" untuk mendefinisikan gelombang baru pelaku kreatif saat ini. Berkat bantuan teknologi AI, individu atau tim kreatif skala kecil kini bisa menghasilkan karya berkualitas tinggi setara dengan produksi studio besar, tanpa harus memiliki latar belakang pendidikan formal yang spesifik. Lewat nama baru Magnific, mereka berambisi menjadi infrastruktur utama bagi para kreator di era modern ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Freepik