Lima mahasiswa UI rancanga kapal penangkap ikan dengan hybrid engine.
INDOZONE.ID - Lima mahasiswa dari Program Studi Teknik Perkapalan Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) angkatan 2021 telah mengharumkan nama UI melalui rancangan mereka, yaitu kapal penangkap ikan dengan mesin hibrid.
Mahasiswa-mahasiswa tersebut adalah Ken Nafilahshafa Sahatisae, Muhammad Akbar Ramsha Oetama, Muhammad Daffa Nafis Shafwan, Rawhul Ihsan Setyoko, dan Vincent Collin. Mereka merancang kapal tersebut dengan nama Fishull Vinkay dan dibimbing oleh Dosen FTUI, Dr Eng Gerry Liston Putra ST, MT.
Baca Juga: Huawei Dukung Tata Kelola Data Digital sebagai Bagian Transformasi Digital Birokrasi
“Desain Fishull Vinkay kami buat dengan melihat kondisi perairan Indonesia, dalam hal ini kami fokus di perairan Wakatobi yang memiliki potensi sumber daya laut yang besar," kata Muhammad Akbar di Kampus UI Depok, Senin (10/7/2023).
Namun, saat ini pemanfaatan potensi perikanan tangkap di Wakatobi baru mencapai 6,4 persen. Salah satu kendala yang dihadapi oleh para nelayan adalah biaya operasional kapal yang tinggi, terutama biaya bahan bakar solar.
"Desain Fishull Vinkay diharapkan dapat membantu para nelayan Wakatobi sebagai alternatif kapal penangkap ikan yang ramah lingkungan serta dapat mengurangi konsumsi bahan bakar solar,” kata Akbar.
Fishull Vinkay adalah kapal penangkap ikan dengan dua keunggulan utama, yaitu mesin hibrid yang menggunakan tenaga surya untuk mengurangi penggunaan bahan bakar solar, serta teknologi Refrigerated Sea Water (RSW) yang memanfaatkan air laut untuk menjaga kualitas ikan tangkapan nelayan.
“RSW memiliki beberapa keunggulan yaitu waktu penyimpanan lebih lama, dapat menghindari adanya kerusakan fisik, penurunan suhu akan berlangsung cepat, memberikan opsi prosedur penanganan ikan secara lebih mudah dan cepat, serta mutu ikan yang disimpan fisiknya lebih bagus dibandingkan bila menggunakan teknologi penyimpanan lainnya," tambah Dr Gerry Liston.
Baca Juga: BSSN Lakukan Digital Forensik Dugaan Kebocoran Data Jutaan Paspor di Imigrasi
Fishull Vinkay dirancang sebagai kapal berukuran 30 GT yang disesuaikan dengan kearifan lokal nelayan Indonesia. Kapal ini dilengkapi dengan alat tangkap ikan berupa ancing ulur, serta panel surya yang mengubah sinar matahari menjadi listrik.
Dekan FTUI, Heri Hermansyah, memberikan apresiasi terhadap prestasi mahasiswa DTM FTUI ini.
“Desain kapal penangkap ikan Fishull Vinkay karya mahasiswa dan dosen Teknik Perkapalan FTUI merupakan gagasan inovatif yang unggul dan berdampak untuk perkembangan sektor maritim Indonesia," katanya.
Dengan luas perairan Indonesia mencapai 6.400.000 km2, diperlukan ide dan inovasi baru di bidang perkapalan yang dapat diterapkan secara efisien untuk pemanfaatan sumber daya laut Indonesia, sehingga memberikan nilai fungsional, teknologi, dan meningkatkan perekonomian Indonesia.
Berkat inovasi ini, kelima mahasiswa yang tergabung dalam tim Bing Chilling berhasil meraih juara 3 dalam kategori Design Boat Innovation Competition of Maritim, Education, and Training (COMET) 4.0 yang diadakan oleh Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada tanggal 5 Maret 2023.
COMET 4.0 adalah kompetisi dengan tema Inovasi Teknologi Perikanan untuk Optimalisasi Kualitas Ikan di Wakatobi. Tujuan dari kompetisi ini adalah untuk meningkatkan kualitas hasil tangkapan di perairan laut Wakatobi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara