WhatsApp Perkenalkan Fitur Keamanan Baru (Sumber:digitaltrends.com)
INDOZONE.ID - Di tengah meningkatnya kejahatan siber, WhatsApp mengambil langkah tegas dengan menghadirkan fitur keamanan terbaru yang ditujukan untuk melindungi para penggunanya dari ancaman penipuan.
Hanya dalam enam bulan pertama tahun 2025, platform milik Meta ini telah memblokir lebih dari 6,8 juta akun yang terkait dengan dugaan aktivitas penipuan.
Salah satu fitur baru yang diluncurkan adalah sistem notifikasi otomatis yang akan memberi peringatan saat seseorang yang tidak ada di daftar kontak kamu menambahkan kamu ke grup WhatsApp.
Dalam notifikasi tersebut, kamu akan mendapatkan informasi penting mengenai grup tersebut, serta pengingat untuk tetap waspada.
Baca juga: Meta Hapus Hampir 7 Juta Akun WhatsApp Terkait Penipuan, Sebagian Besar dari Asia Tenggara
Kamu bisa langsung meninggalkan grup tersebut tanpa harus melihat isi percakapan.
Namun, jika kamu merasa grup itu sah atau dikenal, kamu tetap memiliki opsi untuk meninjau isi obrolan terlebih dahulu.
Penjahat siber seringkali memulai komunikasi di satu platform, lalu beralih ke WhatsApp untuk menghindari deteksi dan membangun kepercayaan.
Untuk menghadapi taktik ini, WhatsApp sedang menguji sistem peringatan baru yang akan muncul saat kamu memulai obrolan dengan seseorang yang tidak ada dalam daftar kontak.
Baca juga: 9 Cara Praktis Back Up Chat WhatsApp di Android dan iPhone, Gampang!
Fitur ini akan menyajikan informasi tambahan tentang siapa yang mengirimi kamu pesan, membantu kamu mengambil keputusan dengan bijak sebelum melanjutkan komunikasi.
Meta menyebutkan bahwa banyak penipuan online berasal dari pusat-pusat penipuan berskala besar di Asia Tenggara, yang sering kali melibatkan kerja paksa.
Mereka menjalankan berbagai skema penipuan, mulai dari investasi kripto palsu hingga skema piramida, dengan iming-iming keuntungan besar yang tidak pernah benar-benar diberikan.
Dalam pernyataan resminya, Meta mendorong semua pengguna WhatsApp, Facebook, Instagram, Threads, dan Messenger, untuk berpikir kritis sebelum merespons pesan mencurigakan, terutama jika datang dari nomor asing yang menjanjikan uang cepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com