INDOZONE.ID - Ketika Apple meluncurkan MacBook Neo, banyak orang menganggapnya sebagai langkah yang tidak biasa.
Dengan harga mulai 499 dolar AS untuk pelajar dan tenaga pendidik, Apple tiba-tiba masuk ke wilayah yang selama ini didominasi laptop Windows kelas menengah.
Dampaknya terasa cepat. Dalam hitungan bulan, berbagai produsen PC mulai menyiapkan pesaing langsung, dan salah satu yang paling menarik perhatian adalah Acer Swift Air 14.
Laptop ini diperkenalkan di Computex 2026 sebagai perangkat yang menggabungkan desain premium, pilihan warna yang lebih berani, serta harga yang masih relatif terjangkau.
Pertanyaannya, apakah Swift Air 14 mampu menandingi daya tarik MacBook Neo?
Baca juga: Guncang Pasar Laptop Indonesia, MacBook Neo Cetak Penjualan Fantastis
Sekilas, kedua laptop ini bermain di segmen yang sama. Namun pendekatan yang mereka ambil cukup berbeda.
MacBook Neo mengandalkan filosofi sederhana: harga serendah mungkin tanpa mengorbankan pengalaman khas Apple.
Sementara itu, Acer mencoba menarik perhatian dengan spesifikasi yang lebih fleksibel.
Swift Air 14 hadir dengan pilihan RAM hingga 16GB, penyimpanan yang bisa ditingkatkan hingga 1TB, serta pilihan warna yang tidak biasa untuk sebuah laptop produktivitas.
Meski begitu, keunggulan terbesar MacBook Neo tetap berada pada banderol harganya.
Dengan selisih sekitar 100 hingga 200 dolar AS dibanding Swift Air 14, laptop Apple ini menjadi salah satu perangkat dengan nilai terbaik di kelasnya.
Jika berbicara soal mobilitas, Acer punya kartu truf yang cukup kuat. Swift Air 14 dibekali baterai 70Wh, hampir dua kali lipat kapasitas baterai MacBook Neo yang berada di angka 36,5Wh.
Acer mengklaim laptop ini mampu bertahan hingga 19 jam dalam pengujian pemutaran video.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Zdnet.com