Rabu, 10 JUNI 2026 • 13:20 WIB

Yandex Tawarkan Solusi AI untuk Operator Telekomunikasi, Dorong Percepatan Transformasi Digital di Indonesia

Author

Ilustrasi penggunaan AI. (Freepik)

INDOZONE.ID - Perusahaan teknologi global, Yandex, memperkenalkan solusi kecerdasan buatan (AI) yang ditujukan khusus untuk industri telekomunikasi di Indonesia. 

Inisiatif ini dirancang untuk membantu operator mempercepat pengembangan layanan berbasis AI sekaligus menjawab kebutuhan konsumen yang terus berkembang di era digital.

Langkah tersebut hadir di tengah meningkatnya penggunaan teknologi AI dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Berdasarkan survei, sebanyak 97 persen responden mengaku telah menggunakan AI dalam berbagai aktivitas. 

Pemanfaatannya mencakup pencarian informasi, komunikasi dan terjemahan, membantu pekerjaan, hiburan dan kreativitas, navigasi perjalanan, hingga kebutuhan belanja dan rekomendasi.

Survei yang sama juga menunjukkan bahwa chatbot AI generatif menjadi solusi yang paling banyak digunakan oleh responden.

Meningkatnya kebutuhan terhadap layanan berbasis AI turut mendorong pelaku industri telekomunikasi mengambil peran lebih besar dalam proses adopsi teknologi tersebut. 

Baca juga: AI Makin Canggih, Menaker Minta Negara Asia Pasifik Kompak Siapkan Pekerja Masa Depan

Di sisi lain, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat tingkat adopsi AI di Indonesia telah mencapai 92 persen dan menempatkan teknologi ini sebagai salah satu pilar produktivitas nasional.

Menurut Yandex, operator telekomunikasi memiliki posisi strategis untuk menghadirkan layanan AI yang lebih relevan dengan kebutuhan pengguna lokal, karena memiliki basis pelanggan yang besar serta pemahaman yang lebih mendalam terhadap perilaku dan preferensi konsumen.

CEO Yandex Search International, Alexander Popovskiy, menilai perusahaan telekomunikasi memiliki fondasi yang kuat untuk memperluas pemanfaatan AI di Indonesia.

“Perusahaan operator telekomunikasi berada pada posisi yang ideal untuk mendorong adopsi AI ke masyarakat yang lebih luas. Terutama karena mereka memiliki basis pengguna yang besar, brand tepercaya serta distribusi infrastruktur yang matang sebagai fondasi penting dalam meluncurkan produk AI untuk skala nasional," kata Popovskiy dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

"Hal tersebut juga memungkinkan perusahaan memberikan nilai tambah secara langsung kepada pengguna. Kami dari Yandex meyakini bahwa masyarakat Indonesia sudah siap untuk naik level dalam adopsi AI baik bagi konsumen maupun perusahaan,” tambahnya.

Melalui program kolaborasi yang ditawarkan, operator telekomunikasi dapat memilih berbagai model kerja sama. Mulai dari mengintegrasikan layanan ke dalam produk AI milik Yandex, mengadopsi teknologi Yandex ke dalam ekosistem yang sudah dimiliki, hingga mengembangkan produk AI dengan identitas merek sendiri menggunakan teknologi Yandex AI.

Solusi tersebut juga dirancang untuk mempercepat pengembangan berbagai layanan berbasis AI di sektor telekomunikasi. 

Baca juga: 10 AI yang Bisa Membuat PPT Otomatis: Tugas & Presentasi Kerja Beres Kilat!

Beberapa di antaranya mencakup layanan dukungan pelanggan berbasis AI, asisten virtual, hingga layanan mandiri yang memungkinkan pelanggan mengakses berbagai kebutuhan secara lebih praktis.

Melalui layanan mandiri tersebut, pelanggan dapat melakukan berbagai aktivitas seperti pengecekan saldo maupun pengelolaan akun tanpa harus melalui proses yang rumit. Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman layanan yang lebih mudah, cepat, dan intuitif.

Alexander menilai operator telekomunikasi memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak utama perluasan penggunaan AI di Indonesia, karena didukung jutaan pelanggan dan infrastruktur yang telah menjangkau berbagai wilayah.

“Kami melihat potensi besar bagi operator telekomunikasi untuk memimpin gelombang perluasan adopsi AI di Indonesia. Mereka sudah memiliki jutaan pelanggan serta infrastruktur yang dibutuhkan untuk menjangkau masyarakat secara luas. Dengan dukungan tersebut, manfaat nyata dari teknologi AI dapat dihadirkan kepada pengguna tanpa perlu menunggu lebih lama lagi," Popovskiy menjelaskan. 

"Mereka hanya perlu perangkat yang tepat serta keahlian yang kami miliki setelah bertahun-tahun dalam membangun kapasitas teknologi berbasis AI. Kini, kami siap berbagi pengalaman dengan operator telekomunikasi dan membantu mereka dalam membangun layanan AI yang bisa sepenuhnya menjadi bagian dari keseharian masyarakat,” sambungnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU