INDOZONE.ID - Pengembang model kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) asal China, DeepSeek, bersiap merilis jajaran model AI V4 full version dalam hitungan hari.
Langkah ini menyusul peluncuran terbatas dari varian V4 Flash dan V4 Pro yang telah diperkenalkan sebelumnya kepada para pengguna API.
Mengutip pemberitahuan resmi kepada pengguna, versi penuh dari DeepSeek V4 dijadwalkan meluncur pada pertengahan Juli 2026.
Oleh karena itu, menyimak inovasi arsitektur dan skema harga baru dari DeepSeek menjadi hal penting agar kamu dapat memahami persaingan AI dunia yang makin ketat.
Kartu spesifikasi resmi (model card) menyebutkan bahwa V4 hadir sebagai penerus dari model V3 dengan arsitektur mixture-of-experts serta jendela konteks raksasa mencapai 1 juta token.
Keunggulan teknis ini memungkinkan kamu untuk memproses dokumen berkapasitas besar secara lebih efisien.
DeepSeek mengubah struktur tarif API menjadi sistem penagihan peak dan off-peak, di mana biaya output V4 Pro ditetapkan US$0,87 per satu juta token pada periode normal dan US$1,74 pada jam sibuk, sedangkan V4 Flash dimulai dari US$0,28.
Skema harga hemat ini sangat kontras jika kamu membandingkannya dengan Claude Opus yang mencapai US$25 per juta token.
Uji coba awal oleh pengembang Pankaj Kumar menunjukkan performa V4 mendekati model Opus milik Anthropic untuk beberapa tugas, serta mendekati GPT-5.6 Sol dalam hal coding, dengan skor 91,2% pada SWE-Bench Verified.
Baca juga: Arti Hoki di Mobile Legends, Istilah Keberuntungan yang Sering Dipakai Pemain MLBB
Hasil pengujian ini memberi kamu gambaran objektif mengenai kapasitas teknis model terbaru tersebut.
Catatan perubahan API (changelog) DeepSeek mengonfirmasi bahwa layanan deepseek-chat dan deepseek-reasoner dihentikan mulai 24 Juli 2026 dan dialihkan ke mode non-thinking dan thinking milik DeepSeek-V4-Flash.
Pembaruan ini memudahkan kamu sebagai pengembang karena migrasi sistem sebagian besar hanya memerlukan perubahan nama model.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Techinasia.com