Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 16 JULI 2026 • 22:11 WIB

Kenapa Proyek AI Sering Gagal? Databricks dan Insignia Ungkap Penyebabnya

Kenapa Proyek AI Sering Gagal? Databricks dan Insignia Ungkap PenyebabnyaIlustrasi AI Selain ChatGPT (Freepik)

INDOZONE.ID - AI di banyak perusahaan Indonesia sering berhenti di tahap uji coba dan gagal masuk ke operasional bisnis.

Untuk mengatasi masalah itu, Databricks menggandeng Insignia melalui Databricks Delivery Provider Programme (DPP), program kemitraan eksklusif yang berlaku efektif sejak 30 Juni 2026. DPP merupakan program sertifikasi berbasis undangan yang memberi kewenangan kepada mitra untuk mengimplementasikan platform data dan AI berskala enterprise.

Kerja sama yang ditandatangani di kantor Insignia, Jakarta, menjadikan perusahaan konsultan teknologi asal Indonesia itu sebagai mitra implementasi tersertifikasi sekaligus bagian dari perluasan tim Forward Deployment Engineering (FDE) Databricks di Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan berlomba mengadopsi AI generatif. Kini targetnya berubah.

Direksi ingin melihat hasil nyata, bukan lagi sekadar demo.

Masalahnya, fondasi data di banyak perusahaan masih tersebar di berbagai sistem lama maupun lingkungan hybrid.

Akibatnya, model AI yang terlihat menjanjikan saat uji coba sering gagal ketika dijalankan di lingkungan produksi.

Kondisi seperti ini juga menjadi tantangan yang dihadapi banyak perusahaan global.

Teknologi AI berkembang cepat, tetapi kualitas data dan tata kelola masih menjadi pekerjaan rumah yang paling besar.

"Indonesia adalah salah satu pasar korporasi paling dinamis di kawasan ini, dan minat terhadap arsitektur lakehouse sangatlah nyata," ujar Joseph Bosco, Partner Manager APJ, FDE di Databricks.

"Namun, teknologi saja tidak akan pernah bisa mentransformasi bisnis tanpa adanya eksekusi yang tepat. Insignia telah membuktikan kedalaman teknis dan disiplin kerja yang kami cari dari seorang mitra DPP, dan kami sangat senang bisa membangun ini bersama-sama," lanjut.

Apa Itu Databricks Delivery Provider Programme?

Databricks Delivery Provider Programme (DPP) merupakan program kemitraan eksklusif yang hanya diberikan kepada perusahaan dengan kemampuan teknis tertentu melalui sistem undangan.

Melalui status tersebut, Insignia menjadi perusahaan lokal Indonesia kedua yang memperoleh sertifikasi DPP.

Dengan sertifikasi itu, tim lokal dapat merancang arsitektur data, mengimplementasikan platform enterprise, hingga mengembangkan solusi machine learning dan AI generatif yang siap digunakan di lingkungan produksi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Narasumber

Tags ai
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kenapa Proyek AI Sering Gagal? Databricks dan Insignia Ungkap Penyebabnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!