Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 18 JULI 2026 • 17:00 WIB

Robot Pendamping AI dari China Jadi Sorotan, Inovasi Canggih atau Ancaman?

Robot Pendamping AI dari China Jadi Sorotan, Inovasi Canggih atau Ancaman?Robot pendamping AI dari China (X/@UBTECHRobotics)

INDOZONE.ID - Perusahaan teknologi asal China, UBTech, resmi memperkenalkan robot humanoid berukuran manusia yang dirancang sebagai teman pendamping.

Robot ini diklaim mampu memberikan dukungan emosional sekaligus menemani aktivitas sehari-hari penggunanya.

Hadir dalam versi pria dan wanita, robot tersebut langsung menjadi perbincangan di media sosial. Selain karena tampilannya yang sangat realistis, banyak orang juga mempertanyakan apakah kehadiran robot ini benar-benar bisa mengatasi rasa kesepian atau justru mengancam hubungan antarmanusia.

Robot yang diberi nama U1 Series ini diperkenalkan dalam acara peluncuran global UBTech 2026. Menurut perusahaan, robot tersebut dirancang sebagai pendamping sehari-hari yang dapat memberikan dukungan emosional, membantu aktivitas sosial, hingga menjadi bagian dari gaya hidup penggunanya.

Model tertinggi, yaitu U1 Ultra, dibanderol hingga 990.000 yuan atau sekitar Rp2,2 miliar. Sementara itu, versi lainnya dijual dengan harga mulai dari 119.800 yuan atau sekitar Rp270 juta. Seluruh model hanya dapat dibeli dan digunakan oleh orang dewasa.

Baca juga: AGIBOT Perluas Jejak di Indonesia, Dorong Pemanfaatan Robot Humanoid dan AI di Berbagai Industri

Tampil Mirip Manusia

UBTech menghadirkan dua pilihan robot, yaitu versi pria dan wanita. Robot pria memiliki tinggi sekitar 183 sentimeter dengan berat 42 kilogram, sedangkan versi wanita memiliki tinggi 168 sentimeter dan berat 35,2 kilogram.

Perusahaan mengklaim robot ini mampu melakukan lebih dari 90 persen gerakan dasar manusia. Teknologi kecerdasan buatan (AI) yang digunakan juga dikembangkan khusus untuk menjadi teman jangka panjang.

Robot tersebut disebut mampu mengenali lebih dari 20 jenis ekspresi emosi dengan tingkat akurasi di atas 90 persen. Kemampuan itu membuatnya dapat berinteraksi secara lebih alami dengan pengguna.

Diklaim Bisa Jadi Teman sekaligus Asisten

Pendiri sekaligus CEO UBTech, Zhou Jian, mengatakan harga robot tersebut masih tergolong wajar jika melihat berbagai kemampuan yang dimilikinya.

Menurutnya, robot ini tidak hanya dapat memberikan dukungan emosional, tetapi juga membantu pekerjaan rumah dan memiliki tampilan yang menarik.

Ia menambahkan bahwa jika produksi massal semakin berkembang, biaya pembuatan dan harga jual robot kemungkinan akan semakin murah di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Globaltimes.cn

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Robot Pendamping AI dari China Jadi Sorotan, Inovasi Canggih atau Ancaman?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!