Minggu, 27 JULI 2025 • 19:40 WIB

ChatGPT Tembus 2,5 Miliar Permintaan per Hari, Ini Dampaknya untuk Dunia Digital

Author

ChatGPT Tembus 2,5 Miliar Permintaan per Hari(Sumber:digitaltrends.com)

INDOZONE.ID - Sejak pertama kali diluncurkan pada November 2022, ChatGPT milik OpenAI telah berkembang menjadi salah satu aplikasi konsumen tercepat dalam sejarah, setara dengan Instagram dan Threads dalam hal pertumbuhan pengguna.

Keberadaan chatbot bertenaga AI ini langsung memicu lonjakan global terhadap minat pada AI generatif, dan sekarang, pertumbuhannya semakin pesat dari waktu ke waktu.

Baru-baru ini, OpenAI mengungkap kepada Axios bahwa ChatGPT saat ini menangani lebih dari 2,5 miliar permintaan setiap hari dari seluruh dunia.

Angka ini c harian pada Desember 2024.

Dari jumlah tersebut, sekitar 330 juta permintaan berasal dari pengguna di Amerika Serikat.

Baca juga:  Hasil Penelitian Mengungkapkan ChatGPT Bisa Melemahkan Kemampuan Berpikir Kritis

Jika kamu membaginya secara kasar, itu berarti ChatGPT memproses lebih dari 1,7 juta permintaan tiap menit, atau sekitar 29.000 permintaan per detik.

Ini merupakan volume aktivitas yang luar biasa tinggi untuk sebuah layanan AI publik.

Perbedaan dengan Google Search

Meskipun volume permintaan ChatGPT masih jauh di bawah sekitar 14 miliar pencarian Google per hari, peran yang dimainkan oleh ChatGPT sangat berbeda.

Google umumnya memberikan tautan ke halaman web, sedangkan ChatGPT langsung membantu kamu menyelesaikan tugas, seperti:

 - Menjawab pertanyaan rumit

 - Menulis dan mengedit dokumen

 - Memberikan panduan belajar

 - Membantu otomasi pekerjaan

 - Mendukung riset atau brainstorming

Dengan kata lain, ChatGPT tidak hanya berfungsi sebagai mesin pencari, tapi telah menjadi alat produktivitas kolaboratif yang mempermudah berbagai aktivitas sehari-hari.

AI Jadi Bagian Penting Kehidupan Digital

Dalam waktu yang relatif singkat, ChatGPT telah berubah dari sekadar alat eksperimen menjadi komponen penting dalam dunia digital.

Kehadirannya bukan hanya membantu kamu mengakses informasi, tetapi juga turut mentransformasi cara kamu berinteraksi dengan internet dan teknologi.

Penggunaan AI kini bukan lagi tren masa depan — ini adalah realitas yang sudah berlangsung sekarang.

Kompetisi Ketat di Dunia AI Generatif

Namun OpenAI tidak sendirian di panggung ini.

Baca juga:  Studi: Pakai ChatGPT Terus Bisa Nurunin Kemampuan Otak

Beberapa raksasa teknologi seperti Google, Microsoft, dan Meta juga tengah berlomba mengembangkan alat AI generatif mereka masing-masing.

Ditambah lagi dengan munculnya banyak startup yang agresif berinovasi di bidang yang sama.

Besarnya potensi bisnis ini juga menimbulkan gesekan, terutama terkait isu hak cipta.

Banyak perusahaan AI dituduh menggunakan konten kreator tanpa izin untuk melatih model mereka.

Namun kini beberapa di antaranya sudah mulai menjalin kesepakatan lisensi resmi dengan penerbit, seniman, dan pemilik hak cipta sebagai langkah etis untuk menanggapi masalah ini.

Lonjakan besar permintaan harian ChatGPT menjadi bukti nyata bahwa teknologi AI kini telah menyatu dengan kehidupan digital kita.

Dari membantu pekerjaan hingga memberikan solusi cepat, AI telah mengubah cara kita bekerja dan belajar.

Dan dengan persaingan yang semakin sengit, masa depan AI generatif tampaknya akan semakin menarik untuk diikuti.

Sudahkah kamu memanfaatkan ChatGPT sebagai asisten digital sehari-hari?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Digitaltrends.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU