Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 26 MARET 2026 • 12:05 WIB

Dulu Media Sosial Memecah Realitas, Kini AI Disebut Bisa Menyatukannya Kembali

Author

Dulu Media Sosial Memecah Realitas, Kini AI Disebut Bisa Menyatukannya KembaliIlustrasi Artificial Intelligence. (FREEPIK/rawpixel)

INDOZONE.ID - Selama lebih dari empat dekade, kemajuan teknologi perlahan tapi pasti mengikis otoritas para ahli. 

Proses ini sekaligus mendemokratisasi debat publik dan membawa setiap individu menuju pemahaman realitas yang makin personal. 

Akibatnya, kita hidup di era di mana kebenaran terasa sangat relatif.

Di masa lalu, siaran televisi terbatas pada tiga jaringan besar yang menyajikan berita dari sumber resmi seperti politisi dan militer. 

Model bisnis ini membuat mereka berusaha menjangkau audiens seluas mungkin, sehingga jarang menayangkan pandangan yang nyeleneh. 

Baca juga: OpenAI Tutup Sora, AI Video yang Sempat Gandeng Disney Kini Berakhir!

Hasilnya, masyarakat memiliki kesepakatan luas tentang fakta dasar dan kepercayaan tinggi pada institusi.

Namun, kemajuan teknologi informasi berikutnya membalikkan keadaan. Internet dan media sosial menyebarkan pengaruh opini publik secara masif, dari yang tadinya perlahan menjadi sangat cepat. 

Kini, muncul harapan baru bahwa kecerdasan buatan (AI) bisa menjadi penyeimbang dan menyatukan kembali realitas yang sempat terfragmentasi.

AI Punya Potensi Menjadi Penangkal Misinformasi

Ada sejumlah bukti menjanjikan yang menunjukkan bahwa model bahasa besar atau large language models (LLM) memiliki kecenderungan mengarah pada gambaran realitas yang sama dan akurat. 

Baca juga: ChatGPT, Codex, dan Browser Atlas akan Digabung, OpenAI Siapkan SuperApp Baru

Hal ini berbeda dengan algoritma media sosial yang sering kali justru mengamplifikasi konten ekstrem demi menaikkan engagement.

Fakta menarik lainnya adalah bahwa AI telah terbukti berhasil membujuk pengguna untuk meninggalkan keyakinan yang salah dan konspiratif. 

Kemampuan ini menunjukkan potensi besar chatbot dalam mengoreksi misinformasi secara personal dan efektif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Vox.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dulu Media Sosial Memecah Realitas, Kini AI Disebut Bisa Menyatukannya Kembali

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!