Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 27 JUNI 2025 • 14:30 WIB

Menelisik Sejarah Artificial Intelligence dari Awal Kemunculan Idenya Beberapa Dekade Lalu

Menelisik Sejarah Artificial Intelligence dari Awal Kemunculan Idenya Beberapa Dekade LaluIlustrasi artificial inteligence. (Freepik/Iuriimotov)

INDOZONE.ID - Artificial intelligence (AI) atau akal imitasi sedang booming bebeberapa tahun belakangan. Tapi apa Kamu tahu kalau perkembangannya sudah jauh dimulai sejak beberapa dekade lalu?

Istilah artificiali intelligence pertama disebut oleh seorang professor dari Massachusetts Institute of Technology yang Bernama John McCarthy.

Ia menyampaikannya pada tahun 1956 dalam Dartmouth Conference yang dihadiri oleh para peneliti AI. Pada konferensi itu pula tujuan utama dari pembuatan artificial intelligence didefinisikan.

Dari hasil konfrensi tersebut disepakati bahwa ai bertujuan mengetahui dan memodelkan proses-proses berpikir manusia dan mendesain mesin agar dapat menirukan kelakuan manusia tersebut.

Baca juga: Infinix GT 30 Tampil di Geekbench, Smartphone Gaming Terjangkau dengan Dimensity 7400

Sejarah Awal

Semua bermula lebih ke belakang lagi. Pada tahun 1943, Warren McCulloch dan Walter Pitts mengeluarkan paper yang berjudul “A Logical Calculus of the Ideas Immanent in Nervous Activity”. 

Paper ini berisikan tentang logical calculus dan juga konsep awal dari Artificial Neural Network. Jadi AI merupakan konsep yang sebenarnya sudah lama. 

Jadi bagaimana kepintaran dari sebuah mesin itu diukur? Pada tahun 1950-an para ilmuwan dan peneliti mulai memikirkan bagaimana caranya agar mesin dapat melakukan pekerjaannya seperti yang bisa dikerjakan oleh manusia. 

Alan Turing, yang merupakan seorang matematikawan dari Inggris, pertama kali mengusulkan adanya pengujian untuk melihat bisa tidaknya sebuah mesin dapat dikatakan cerdas. 

Hasil pengujian tersebut kemudian dikenal dengan Turing Test, di mana mesin tersebut menyamar seolah-olah sebagai seseorang di dalam suatu permainan yang mampu memberikan respon terhadap serangkaian pertanyaan yang diajukan. 

Turing beranggapan, jika mesin dapat membuat seseorang percaya bahwa dirinya mampu berkomunikasi dengan orang lain, maka dapat dikatakan bahwa mesin tersebut cerdas, seperti layaknya manusia.

Baca juga: Lihat Pertama Kali Gameplay The Blood of the Dawnwalker dari Developer Mantan CD Projekt

Chatbot pertama (Eliza, 1964)

Chatbot pertama bernama Eliza ditemukan pada tahun 1964 oleh Joseph Wiezenbaum di laboratorium Kecerdasan Buatan di MIT. 

Eliza merupakan robot psikoterapi yang memberikan respons awal kepada penggunanya. Dengan begitu, seseorang merasa sedang berbicara dengan orang lain yang memahami permasalahannya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Jurnal TIMES

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Menelisik Sejarah Artificial Intelligence dari Awal Kemunculan Idenya Beberapa Dekade Lalu

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!