Grammarly Resmi Berubah Jadi Superhuman(Sumber:digitaltrends.com)
INDOZONE.ID - Selama ini, kamu mungkin mengenal Grammarly sebagai alat untuk memperbaiki ejaan atau tanda baca yang salah. Tapi kini, perusahaan tersebut melangkah jauh lebih maju.
Grammarly resmi berganti nama menjadi Superhuman dan memperkenalkan serangkaian produk AI canggih yang menjadikannya lebih dari sekadar pengecek grammar, melainkan asisten produktivitas pribadi berbasis kecerdasan buatan.
Baca juga: Startup Grammarly Dapat Pendanaan Sebesar Rp1,2 Triliun
Dalam pengumuman terbarunya, Grammarly mengonfirmasi bahwa mereka telah melakukan rebranding besar-besaran menjadi Superhuman, sekaligus meluncurkan platform baru bernama Superhuman Suite.
Superhuman Suite ini menggabungkan beberapa fitur, diantaranya sebagai berikut:
Superhuman Suite ini memungkinkan pengguna untuk memintanya melakukan apa saja, seperti:
Jadi, Grammarly lama yang kamu kenal masih ada, tapi kini menjadi bagian dari ekosistem produktivitas yang jauh lebih luas dan pintar.
Transformasi Grammarly menjadi Superhuman bukan sekadar perubahan nama, ini adalah lompatan besar menuju masa depan AI produktivitas.
Melalui Superhuman Go, kamu tidak hanya mendapatkan bantuan menulis, tetapi juga sistem yang bisa menghubungkan komunikasi, jadwal, dan dokumen dalam satu ekosistem terintegrasi.
Beberapa alasan kenapa langkah ini penting:
Kalau kamu sering pakai Grammarly untuk menulis email, laporan, atau postingan profesional, bersiaplah karena pengalamanmu akan jauh lebih canggih.
Dengan Superhuman, kamu bisa melakukan beberapa hal, diantaranya sebagai berikut:
Bagi kamu yang bekerja di tim atau sering berpindah antar platform, fitur-fitur baru ini bisa menghemat waktu, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi kelelahan digital.
Baca juga: Realme 15 Pro Game of Thrones Limited Edition, HP yang Bisa Berubah Warna seperti Naga
Kabar baiknya, pengguna Grammarly lama bisa langsung mencoba Superhuman Go mulai sekarang.
Ada dua pilihan paket berlangganan:
Dengan langganan ini, kamu bukan cuma dapat alat koreksi tulisan tapi asisten AI serba bisa yang siap membantu produktivitas kerja sehari-hari.
Ke depannya, Superhuman berencana menghadirkan fitur AI kontekstual yang lebih personal, termasuk kemampuan memahami kebiasaan pengguna dan menyesuaikan gaya komunikasi otomatis.
Jika kamu pernah berharap punya rekan kerja digital yang paham gaya kerjamu, Superhuman sedang berusaha mewujudkannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com