Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 07 OKTOBER 2025 • 16:00 WIB

Potensi Pembuatan AI yang Futuristik dengan Komputasi Kuantum

Potensi Pembuatan AI yang Futuristik dengan Komputasi KuantumIlustrasi AI. (Freepik)

INDOZONE.ID - Kemajuan di bidang AI atau kecerdasan buatan seolah tak pernah berhenti. Berbagai pembaruan terus dilakukan. Salah satu bentuk kemajuan teknologi AI adalah AI kuantum.

Saat ini, kita sudah tidak asing lagi dengan berbagai platform yang menggunakan kecerdasan buatan. Teknologi AI telah diterapkan di berbagai aplikasi yang mempermudah aktivitas manusia, seperti Gemini, Meta AI, ChatGPT, DALL-E, dan lainnya.

Kecerdasan buatan sendiri merupakan teknologi yang cara kerjanya meniru manusia. AI dapat mengambil keputusan dan memecahkan masalah layaknya manusia. Dengan berbagai data, pola, dan pengetahuan yang diberikan, AI mampu berinteraksi dengan manusia melalui chatbot, menghasilkan gambar, bahkan menciptakan suara.

Baca juga: Albania Tunjuk Menteri AI, Benarkah Masa Depan Politik di Tangan Robot?

Namun, terdapat teknologi AI yang lebih maju dan futuristik dibanding platform-platform tersebut, yaitu AI kuantum. AI kuantum adalah kecerdasan buatan yang digabungkan dengan komputasi kuantum yang bersifat tidak konvensional. Artinya, komputer kuantum berperan sebagai “otot”, sementara AI menjadi “otak”-nya.

Dalam dunia komputasi, terdapat dua jenis sistem: komputasi klasik dan komputasi kuantum. Komputasi klasik menggunakan pemrosesan secara linear, satu per satu, dengan bit sebagai satuan data terkecil. Sementara itu, komputasi kuantum memproses berbagai perhitungan sekaligus (paralel) dan menggunakan bit kuantum (qubit). Qubit dapat merepresentasikan angka 0 dan 1 secara bersamaan berkat fenomena superposisi.

Potensi Pembuatan AI yang Futuristik dengan Komputasi KuantumKomputer Quantum Google. (Photo/The Times)

Selain itu, terdapat fenomena keterikatan (entanglement), di mana dua qubit yang saling terhubung akan memengaruhi satu sama lain secara langsung. Melalui superposisi dan keterikatan inilah, komputer kuantum mampu memecahkan masalah yang lebih kompleks dan jauh lebih cepat dibanding komputer klasik.

Saat ini, perusahaan besar seperti Intel, Google, IBM, Amazon, dan Microsoft telah berinvestasi dalam pengembangan komputasi kuantum.

Baca juga: Anthropic Rilis Claude Sonnet 4.5, Model AI Terbaik untuk Coding

Meski begitu, pengembangannya tidak lepas dari tantangan. Beberapa di antaranya adalah ketidakstabilan perangkat keras, kebutuhan algoritma khusus, serta lingkungan yang harus benar-benar terkontrol.

Berikut ini adalah beberapa uraian tentang potensi AI dengan komputasi kuantum. Walaupun masih dalam tahap pengembangan, proyek ini memiliki potensi besar di masa depan. Jika berhasil, kemampuan AI untuk memecahkan masalah akan menjadi jauh lebih kompleks, cepat, dan efisien.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Cnet.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Potensi Pembuatan AI yang Futuristik dengan Komputasi Kuantum

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!