Nvidia G-Assist(Sumber:digitaltrends.com)
INDOZONE.ID - Dalam ajang IFA 2025, Nvidia memperkenalkan Project G-Assist, sebuah asisten PC berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk mempermudah pengoperasian komputer modern.
Dengan memanfaatkan kekuatan GPU RTX, layanan ini diharapkan bisa membantu gamer maupun pengguna PC dalam mengatur, mengoptimalkan, dan menyederhanakan pengalaman mereka.
Namun, meski konsepnya terdengar menjanjikan, pengalaman awal menunjukkan bahwa Nvidia G-Assist masih dipenuhi bug dan terasa belum siap digunakan.
Baca juga: Nvidia Bawa RTX 5080 ke 'GeForce Now', Tambah Ribuan Game Baru
Asisten PC AI ini hadir dalam bentuk overlay di layar, memungkinkan kamu mengetik atau memberi perintah suara.
Fungsinya beragam, mulai dari mengoptimalkan game, memperbarui driver, mengatur kecepatan kipas, hingga merekam gameplay hanya dengan perintah sederhana.
Jika menggunakan perintah suara dengan tombol push-to-talk, G-Assist bisa mengatur pengaturan game dengan cepat tanpa perlu keluar dari layar permainan.
Dalam skenario ini, jelas terlihat potensinya sebagai pendamping bermain yang praktis.
Sayangnya, saat diuji, perangkat lunak ini masih jauh dari kata sempurna.
Versi saat ini (patch 0.1.17) penuh bug: kotak teks sering tidak muncul, perintah kadang tidak dijalankan, hingga asisten harus di-restart berkali-kali agar bisa berfungsi.
Selain itu, untuk banyak tugas sederhana, G-Assist terasa lambat dibanding melakukannya secara manual. Misalnya, meluncurkan game lewat Steam lebih cepat daripada menunggu AI memproses perintah.
Begitu pula untuk fitur dasar seperti merekam layar atau menutup aplikasi, yang sebenarnya sudah bisa dilakukan dengan tombol pintas.
Meski saat ini Nvidia G-Assist belum layak dipakai secara serius, ide di baliknya tetap menarik.
Jika bug diperbaiki dan lebih banyak fungsi ditambahkan, layanan ini bisa menjadi asisten PC yang benar-benar membantu, terutama bagi gamer yang ingin fokus pada permainan tanpa repot mengutak-atik pengaturan manual.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com