Penelitian Terbesar OpenAI Ungkap Kebiasaan Pengguna ChatGPT(Sumber:digitaltrends.com)
INDOZONE.ID - OpenAI baru saja merilis laporan penelitian terbesar mereka tentang bagaimana orang berinteraksi dengan ChatGPT.
Analisis ini dilakukan bersama ekonom Harvard, David Deming, dengan mengkaji lebih dari 1,5 juta percakapan antara manusia dan chatbot AI tersebut.
Hasilnya menghadirkan sejumlah temuan menarik sekaligus mengejutkan mengenai kebiasaan penggunaan ChatGPT di seluruh dunia.
Baca juga: ChatGPT Go Resmi Hadir di Indonesia, Apa Bedanya dengan Versi Plus?
Per Juli 2025, ChatGPT memiliki lebih dari 700 juta pengguna aktif, dengan total 18 miliar pesan per minggu atau sekitar 2,5 miliar pesan setiap hari.
Data ini menegaskan posisi ChatGPT sebagai salah satu teknologi AI paling populer saat ini.
Namun, yang mengejutkan adalah kebanyakan orang menggunakan ChatGPT bukan untuk curhat pribadi, melainkan untuk keperluan pekerjaan.
Penelitian OpenAI mengungkap bahwa 42% pesan terkait pekerjaan berfokus pada menulis, terutama di bidang manajemen dan bisnis.
Bahkan, lebih dari separuh interaksi dari kalangan profesional digunakan untuk bantuan menulis.
Selain itu, ada tiga kategori utama yang mendominasi 78% percakapan:
·Secara detail, 49% pesan berisi pertanyaan atau permintaan saran, sementara 40% lainnya berupa tugas langsung yang terhubung ke alur kerja.
Data juga menunjukkan bahwa:
Sering ada anggapan bahwa AI akan paling cepat menggantikan pekerjaan programmer.
Namun kenyataannya, pertanyaan tentang pemrograman hanya mencakup 4,2% dari seluruh percakapan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com