DeepSeek. (REUTERS/Dado Ruvic)
INDOZONE.ID - Perusahaan rintisan kecerdasan buatan asal Tiongkok, DeepSeek, kembali mencuri perhatian setelah merilis model bahasa terbaru bernama DeepSeek-V3.1 pada Kamis (21/8/2025).
Versi terbaru ini dikembangkan dengan teknologi yang lebih canggih, menghadirkan struktur inferensi hibrida, kecepatan berpikir yang lebih cepat, serta kemampuan agen yang semakin kuat.
Dalam pernyataannya di WeChat, perusahaan menegaskan bahwa nama model AI terbaru DeepSeek tersebut dirancang untuk mendukung lebih banyak kebutuhan industri, mulai dari aplikasi percakapan cerdas, otomatisasi kerja, hingga pengembangan produk berbasis kecerdasan buatan.
Baca juga: DeepSeek Kembali Bisa Diunduh di Korea Selatan Setelah Sempat Ditangguhkan
Dengan pembaruan ini, DeepSeek berharap dapat menghadirkan solusi AI yang tidak hanya lebih efisien, tetapi juga mampu bekerja lebih adaptif.
Bersamaan dengan peluncuran produk, DeepSeek rilis model AI terbaru ini juga diikuti kebijakan baru terkait biaya penggunaan API.
Mulai 6 September mendatang, tarif API akan disesuaikan agar lebih kompetitif sekaligus menarik bagi para pengembang aplikasi maupun perusahaan teknologi yang ingin mengintegrasikan layanan DeepSeek ke dalam sistem mereka.
Baca juga: Baidu Luncurkan Dua Model AI Gratis untuk Bersaing dengan DeepSeek
Langkah ini menunjukkan tekad DeepSeek untuk memperkuat posisinya di tengah persaingan industri kecerdasan buatan global.
Dengan inovasi berkelanjutan, perusahaan rintisan asal Tiongkok ini ingin menjadi pesaing serius bagi raksasa AI internasional, terutama dalam menyediakan teknologi yang lebih cepat, efisien, dan terjangkau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: South China Morning Post