Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Ilustrasi Amerika Serikat larang TikTok.
INDOZONE.ID - TikTok akan dilarang di Amerika Serikat pada 19 Januari 2025 mendatang. Hal ini membuat 170 juta pengguna TikTok di AS, yang sebagian konten kreator akan kehilangan pekerjaan.
Pada 24 April 2024, Presiden Amerika Serikat saat itu, Joe Biden, menandatangani RUU tentang dilarangnya TikTok di AS. Pemerintah AS menganggap bahwa TikTok yang merupakan anak perusahaan ByteDance asal China, akan memanfaatkan aplikasi itu sebagai ‘alat’ untuk meningkatkan kepentingan geopolitik China.
24 April 2024, Presiden Amerika Serikat saat itu, Joe Biden, menandatangani RUU tentang dilarangnya TikTok di AS.
Baca Juga: Albania Larang TikTok Selama 1 Tahun: Apa Penyebabnya?
14 Mei 2024, beberapa pengguna TikTok menggugat pemerintah federal dengan tuduhan pelanggaran hak Amandemen Pertama TikTok.
06 Desember 2024, Pengadilan AS menolak petisi TikTok untuk meninjau undang-undang terhadap TikTok. Hakim mengatakan bahwa keamanan nasional lebih penting daripada hak Amandemen Pertama TikTok.
09 Januari 2024, seorang investor sekaligus pengusaha kaya raya, McCourt, berencana akan membuat TikTok tetap di AS, tetapi membangunnya kembali dengan memprioritaskan privasi masyarakat AS.
Ia menjamin tidak ada masalah keamanan nasional yang timbul akibat itu. Namun, rencana tersebut belum mendapat jawaban resmi dari pihak ByteDance.
Larangan AS terhadap TikTok dapat batal jika ByteDance berkomitmen untuk menjual TikTok ke perusahaan lain atau jika Mahkamah Agung membatalkan undang-undang tentang pelarangan tersebut.
Sejumlah perusahaan dikabarkan telah mempertimbangkan untuk membeli TikTok, seperti The People’s Bid, Amazon, dan Microsoft.
Baca Juga: Penyebab Mahkamah Agung AS Pertimbangkan Larang TikTok
Namun, sampai saat ini, TikTok belum memberikan tanggapan tentang siapa perusahaan yang akan mengakuisisi dan mengoperasikan TikTok di AS.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Forbes