Jumat, 11 OKTOBER 2024 • 21:15 WIB

Jelang Peluncuran Black Ops 6, Activision Klaim Berhasil Kurangi Perilaku Toxic di Call of Duty Berkat Moderasi AI

Author

Call of Duty (X @Shit_Its_A_Rat)

INDOZONE.ID - Activision telah merilis laporan tentang upayanya dalam memerangi perilaku toxic di Call of Duty, dan menegaskan bahwa langkah-langkah ini telah memberikan dampak besar jelang peluncuran Black Ops 6.

Selama bertahun-tahun, Call of Duty dikenal dengan perilaku toxic pemain, baik melalui obrolan suara maupun pesan teks.

Namun, Activision berupaya untuk mengubah reputasi negatif ini dengan meluncurkan Modern Warfare 3 pada tahun 2023 yang dilengkapi sistem moderasi obrolan suara berbasis AI.

Activision menggunakan ToxMod dari Modulate, yang memanfaatkan AI untuk secara real-time mendeteksi dan menindak ujaran kebencian, bahasa diskriminatif, serta pelecehan.

Baca Juga: Call of Duty Black Ops 6 Collab dengan Little Caesars dan Monster Energy

Menanggapi kekhawatiran privasi dari komunitas Call of Duty, Activision menegaskan bahwa obrolan suara hanya dimonitor dan direkam untuk tujuan moderasi, dan fokusnya adalah mendeteksi tindakan merugikan daripada kata-kata spesifik.

Call of Dulty Black Ops 6

Call of Duty Black Ops 6 (X @GroundBreaker49)

"Tim Disruptive Behavior memahami bahwa antusiasme adalah bagian dari DNA Call of Duty,” kata Activision dalam pembaruan terbarunya.

“Alat moderasi berbasis suara dan teks di Call of Duty tidak menargetkan semangat kompetitif kami, melainkan memerangi perilaku yang melanggar Code of Conduct Call of Duty, khususnya pelecehan dan bahasa merendahkan," tambah mereka.

Baca Juga: Atlus Cetak Rekor Baru: Metaphor: ReFantazio Terjual Lebih dari 1 Juta Kopi di Hari Peluncuran

Serupa dengan Modern Warfare 3, Code of Conduct akan terlihat saat pemain pertama kali meluncurkan mode multiplayer inti di Black Ops 6, meminta mereka untuk mengakui pilar-pilar aturan tersebut.

Sejak penerapan moderasi obrolan suara yang lebih ketat pada Juni, Call of Duty mencatat penurunan 67% dalam pelanggaran berulang terkait obrolan suara di Modern Warfare 3 dan Warzone.

Pada Juli 2024, 80% pemain yang mendapat sanksi karena pelanggaran obrolan suara tidak mengulanginya lagi. Secara keseluruhan, eksposur terhadap obrolan toxic menurun 43% sejak Januari.

Saat peluncuran Black Ops 6, moderasi suara akan diperluas ke bahasa Prancis dan Jerman, selain Inggris, Spanyol, dan Portugis.

Ini datang pada saat yang tepat, mengingat fitur baru di Black Ops 6 yang akan menguji kemampuan moderasi AI, yaitu fitur Body Shield dalam mode multiplayer. Fitur ini memungkinkan pemain menangkap musuh untuk dijadikan perisai, sambil tetap bisa menyerang.

Selain itu, fitur ini juga membuka obrolan suara antara penyerang dan korban, yang menjadi sumber keseruan selama beta game.

Sementara itu, teknologi moderasi teks yang dimiliki Call of Duty, yang menganalisis obrolan teks secara hampir real-time, telah memblokir lebih dari 45 juta pesan melanggar sejak November 2023.

Activision juga mengimplementasikan sistem analisis baru untuk pelaporan nama pengguna, meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam menangani laporan penting.

Activision bekerja sama dengan peneliti dari California Institute of Technology (Caltech) dan University of Chicago Booth School of Business untuk memperbaiki pendekatan dalam mengidentifikasi dan menangani perilaku disruptive.

Activision menambahkan bahwa mereka terus aktif melakukan riset terkait perilaku disruptif dan aktivitas prososial dalam gaming.

Baca Juga: Call of Duty: Black Ops 6 Siap Luncurkan Perubahan Berdasarkan Umpan Balik Beta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: X.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU