TikTok rilis aplikasi baru, TikTok Pro Events. (techcrunch.com)
INDOZONE.ID - TikTok kembali memperluas layanannya. Kali ini, platform video pendek tersebut meluncurkan aplikasi baru bernama TikTok Pro Events, yang dirancang khusus untuk mengakomodasi momen budaya dan olahraga besar dunia, termasuk ajang Piala Dunia FIFA 2026.
Aplikasi yang saat ini tersedia di Amerika Serikat itu memungkinkan pengguna untuk menikmati berbagai konten terkait Piala Dunia dalam satu tempat.
Pengguna bisa berinteraksi dengan sesama penggemar, melihat video yang sedang tren, hingga mengakses feed kreator yang telah dikurasi khusus.
Baca juga: 6 Cara Memblokir Konten Negatif di TikTok, Biar FYP Nggak Isi Video Toxic Lagi!
Menariknya, pengguna yang berusia 18 tahun ke atas bisa mengumpulkan poin bernama Stars dengan menyelesaikan berbagai aktivitas di dalam aplikasi.
Misalnya, mencari tagar yang sedang populer, mengunjungi halaman khusus Piala Dunia, atau membagikan konten ke pengguna lain.
Poin tersebut nantinya dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah eksklusif. Mulai dari merchandise resmi FIFA, kupon belanja di TikTok Shop, hingga kesempatan menyalurkan donasi yang didanai TikTok melalui kerja sama dengan organisasi amal Feeding America.
Baca juga: 7 Kesalahan yang Bikin Konten TikTok Sepi, Pantesan Susah FYP!
Berbeda dari aplikasi TikTok utama yang mencakup berbagai jenis konten, TikTok Pro Events dibuat untuk mengumpulkan komunitas penggemar dalam satu platform yang lebih fokus.
Langkah ini juga membuka peluang baru bagi TikTok untuk menghadirkan kerjasama sponsor, kampanye pemasaran bersama kreator, hingga iklan yang lebih terarah kepada audiens yang memang memiliki minat terhadap suatu acara tertentu.
Meski begitu, pengguna TikTok reguler tetap bisa mengakses konten Piala Dunia melalui aplikasi utama. Caranya cukup dengan mencari kata kunci "FIFA World Cup" untuk masuk ke halaman khusus yang berisi video, kreator, hingga cuplikan pertandingan dari berbagai penyiar resmi.
Peluncuran TikTok Pro Events menunjukkan bahwa TikTok kini tidak lagi hanya berfokus sebagai platform hiburan dan media sosial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tech Crunch