Selasa, 18 FEBRUARI 2025 • 12:30 WIB

Pemerintah Korea Selatan Hapus Aplikasi DeepSeek dari App Store, Kenapa?

Author

Logo Deepseek terlihat dalam ilustrasi yang diambil pada tanggal 29 Januari 2025. (REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi/File Photo)

INDOZONE.ID - Aplikasi kecerdasan buatan (AI) asal Tiongkok DeepSeek, tidak lagi tersedia di App Store Korea Selatan. Penghapusan ini seiring tinjauan terhadap kebijakan pengelolaan data pengguna yang dilakukan pemerintah setempat.

Sejak dirilis, DeepSeek mengejutkan dunia teknologi dengan kecanggihannya. Bahkan kabarnya kehadiran DeepSeek membuat saham ChatGPT milik OpenAI anjlok.

Namun, beberapa negara mempertanyakan metode penyimpanan data pengguna oleh DeepSeek, yang menurut perusahaan disimpan di “server aman yang berlokasi di Republik Rakyat Tiongkok.”

Baca Juga: Negara-negara Ini Larang Penggunaan DeepSeek, Kenapa?

Pada Senin (17/2/2024), Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Korea Selatan mengumumkan bahwa aplikasi ini akan ditangguhkan sementara hingga selesai dilakukan tinjauan terhadap kebijakan pengumpulan data pribadinya.

Perusahaan AI asal Tiongkok ini mengakui bahwa mereka belum sepenuhnya mempertimbangkan undang-undang privasi domestik, menurut pernyataan dari badan perlindungan data tersebut.

Mereka juga menilai bahwa proses penyesuaian aplikasi agar sesuai dengan regulasi lokal akan memakan waktu yang cukup lama.

“Untuk mencegah meningkatnya kekhawatiran publik, komisi menyarankan agar DeepSeek sementara menghentikan layanannya sambil melakukan perbaikan yang diperlukan,” demikian pernyataan resmi dari otoritas terkait. DeepSeek pun menerima rekomendasi tersebut.

Sejak Sabtu pukul 18.00 waktu setempat, aplikasi ini telah dihapus dari App Store Korea Selatan dan masih belum tersedia hingga saat ini.

Meski demikian, pengguna yang telah mengunduh aplikasi sebelum penangguhan tetap bisa menggunakannya.

Pemerintah Korea Selatan juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan aplikasi DeepSeek.

Mereka menyarankan agar pengguna tidak memasukkan informasi pribadi ke dalam kolom input aplikasi hingga hasil tinjauan final diumumkan.

Menurut pakar keamanan data dari Soonchunhyang University, Youm Heung-youl, DeepSeek belum memiliki kebijakan privasi yang secara khusus disesuaikan untuk pengguna di Korea Selatan.

“DeepSeek telah merilis kebijakan privasi yang mematuhi hukum domestik Uni Eropa dan beberapa negara lain. Namun, kebijakan yang spesifik untuk Korea Selatan belum dibuat,” jelasnya.

Awal bulan ini, berbagai kementerian dan lembaga pemerintah Korea Selatan, termasuk kepolisian, mulai memblokir akses ke DeepSeek pada perangkat mereka.

Baca Juga: Alibaba Luncurkan Qwen 2.5 Max, AI Open Source yang Kalahkan GPT-4 dan DeepSeek

Selain Korea Selatan, Italia juga jadi negara yang melakukan penyelidikan terhadap model R1 DeepSeek dan melarangnya mengolah data pengguna dari negara tersebut.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Channelnewsasia.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU