Rabu, 20 NOVEMBER 2024 • 18:23 WIB

OpenAI Luncurkan Kursus Pelatihan AI Gratis untuk Guru, Indonesia Masuk?

Author

OpenAI. (REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File photo)

INDOZONE.ID - OpenAI, bersama mitra non-profitnya Common Sense Media, telah meluncurkan kursus pelatihan gratis untuk guru.

Program ini dirancang untuk mempermudah pemahaman tentang kecerdasan buatan (AI) dan teknik prompt engineering. Informasi ini diumumkan oleh kedua organisasi tersebut pada Rabu (20/11/2024).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya OpenAI untuk menunjukkan manfaat positif chatbot ChatGPT dalam dunia pendidikan.

ChatGPT, yang diluncurkan pada November 2022, memicu tren AI generatif dan dengan cepat menjadi salah satu aplikasi dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Baca Juga: Bukan Lagi Organisasi Nonprofit, OpenAI Raup Pendanaan Terbesar di AS dalam 17 Tahun Terakhir

Peran AI Generatif dalam Pendidikan

Ilustrasi belajar di kelas menggunakan AI. (freepik.com)

AI generatif, yang dilatih menggunakan data dalam jumlah besar, mampu menghasilkan konten baru yang menyerupai karya manusia.

Teknologi ini membantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas, seperti menulis makalah, mengerjakan pekerjaan rumah sains, hingga membuat novel secara utuh.

Namun, peluncuran ChatGPT di tengah tahun ajaran sempat membuat para guru terkejut karena aplikasi ini digunakan sebagai alat untuk menyontek dan plagiarisme. Hal ini memicu kritik dan larangan penggunaan di sekolah.

Baca Juga: Kacau! Akun X Pers OpenAI Diretas, lalu Dipakai Nipu

Fokus pada Penggunaan AI yang Bertanggung Jawab

OpenAI, perusahaan pengembang ChatGPT.

OpenAI, yang didukung oleh Microsoft dan investor lainnya dengan valuasi mencapai $157 miliar (Rp2,4 kuadriliun) pada pendanaan terakhir, telah membentuk tim khusus untuk mendukung penggunaan AI yang bertanggung jawab dalam pendidikan. Tim ini dipimpin oleh mantan eksekutif Coursera, Leah Belsky.

“Tujuan saya dalam peran ini adalah memastikan setiap siswa dan guru dapat menggunakan AI, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan untuk menggunakannya secara bertanggung jawab dan efektif,” ujar Belsky kepada Reuters.

Ia juga menambahkan bahwa penggunaan ChatGPT di kalangan siswa sangat tinggi, dan mayoritas orang tua mendukungnya karena melihat keterampilan AI sebagai hal penting untuk karier masa depan.

Kursus Pelatihan untuk Guru

Ilustrasi guru. (freepik.com)

Kursus pelatihan ini ditujukan untuk guru dari tingkat taman kanak-kanak hingga kelas 12. Materi kursus mencakup cara menggunakan ChatGPT dalam berbagai keperluan pendidikan, seperti membuat konten pelajaran atau mempercepat rapat departemen. 

Namun belum ada pemberitahuan lebih lanjut mengenai kapan dan negara mana saja yang akan menerima pelatihan ini termasuk Indonesia.

Kursus ini tersedia di situs web Common Sense Media dan merupakan inisiatif pertama dari kemitraan OpenAI dengan Common Sense Media.

Dengan inisiatif ini, OpenAI berharap dapat memberikan dampak positif dalam dunia pendidikan melalui pemanfaatan teknologi AI secara bertanggung jawab.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Channelnewsasia.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU