Selasa, 04 JUNI 2024 • 20:55 WIB

4 Fakta Mengejutkan yang Perlu Mahasiswa Ketahui tentang Cyberculture

Author

Ilustrasi mahasiswa yang sedang menggunakan laptop (freepik.com)

INDOZONE.ID - Masyarakat khususnya mahasiswa, kini seperti dipaksa untuk masuk ke dalam era serba digital. Semua hal dilakukan dengan internet.

Mulai dari mengobrol, memesan makanan, sampai proses sakral pernikahan, semuanya bisa dilakukan di internet.

Hal ini seharusnya menjadi perhatian khusus untuk mahasiswa, di mana mahasiswa pada konteks pendidikan sedang berada pada proses membangun masa depan.

Fakta Tentang Cyberculture

Maka penting buat kamu yang masih menyandang status mahasiswa, untuk mengetahui 5 fakta tentang cyberculture atau budaya siber. Simak penjelasannya berikut.

1. Deretan Bubble Chat Jadi Tanda Kamu Sudah Akrab dengan Media Sosial

Jika kamu mau mengetahui status kamu dengan orang lain sudah sedekat apa, mungkin kamu bisa melihat ruang chat kamu dengannya di media sosial.

Kebanyakan mahasiswa dalam riset sosial, mengatakan bahwa mereka merasa dekat dengan seseorang dan mampu berbicara informal dalam ruang chat sosial media, ditandai dengan berbalas pesan menggunakan kalimat-kalimat kecil yang mengakibatkan berisi deretan bubble chat, yang padahal kamu bisa mengetik pesan panjang ketika selesai bicara baru dikirimkan.

Keadaan lainnya adalah ketika kamu menulis chat panjang dan menggunakan kalimat baku kepada seseorang, tandanya kamu sedang melakukan komunikasi formal dan tidak dekat dengan orang tersebut.

Namun pada konteks lain, hal ini disinyalir menjadi keadaan marah atau debat dalam sosial media.

Baca Juga: Digitalisasi Mampu Kuatkan Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Perlu Ada Solusi Teknologi

2. Jejak Digital Tak Akan Bisa Hilang

Hati-hati ya buat kamu yang masih sering unggah sesuatu hal tanpa pikir panjang dalam sosial media. Pasalnya, kini para perusahaan pencari pekerja akan melakukan background checking sampai pada sosial media kamu lho. Jangan sampai kamu jadi mahasiswa yang sulit cari kerja karena unggahan kamu yang sembarangan di media sosial.

Di sisi lain, Kominfo selalu mengupayakan kesadaran masyarakat tentang komunikasi digital melalui berbagai seminar. Kominfo, lewat pembicara Assoc. Prof. Dr. Geofakta Razali mengingatkan kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga keamanan digital, dengan tidak sembarang mengunggah informasi pribadi ataupun informasi yang tidak seharusnya diunggah dalam dunia maya.

3. Makin Banyak Lowongan Pekerjaan untuk Si Introvert

Untuk kamu yang merasa mahasiswa introvert, kabar baiknya adalah, di era serba digital ini budaya siber menuntut terciptanya banyak pekerjaan yang meminimalisir interaksi dengan orang lain secara langsung. Kamu akan cenderung banyak berkomunikasi melalui bantuan alat atau communication mediated computer (CMC).

Hal ini juga menimbulkan makin luasnya lapangan pekerjaan yang sering dikeluhkan fresh graduate, pasalnya kini kamu bisa kerja sesimpel menjadi affiliate Shopee atau TikTok.

Baca Juga: Indonesia Perkenalkan Teknologi Bendung Modular di World Water Forum ke-10

4. Para Pekerja Cenderung Memilih Work From Anywhere (WFA)

Balik lagi yah, bantuan teknologi tidak terbendung dan banyak sisi positifnya. Salah satunya, makin banyak pekerjaan yang tidak menuntut kehadiran kamu di kantor, dan kamu bisa bekerja dari mana saja.

Pasalnya, bagi para mahasiswa yang bukan lain adalah gen Z ini, trend Work Life Balance menjadi hal utama yang dijunjung tinggi.

Bagaimana tidak, menurut penelitian yang dilakukan oleh Susianti (2023), menunjukan WFA ini punya banyak keunggulan. Antara lain WFA dinilai meringankan biaya pengeluaran, WFA dapat memaksimalkan me time atau family time, dan yang terakhir WFA dinilai dapat meningkatkan produktivitas kamu.

Jadi, di dalam budaya siber yang sudah tidak terelakan lagi, hari ini kita belajar bahwa sebagai mahasiswa yang punya cita-cita masa depan cerah, kita bisa mulai melihat bagaimana komunikasi kita dengan orang lain di media sosial, apa yang kita unggah, sampai pada kita bisa memikirkan kita tipikal individu yang suka kerja di kantor atau kerja di mana saja?


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Online-journal.unja.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU