Minggu, 25 FEBRUARI 2024 • 19:30 WIB

Tips Hindari Modus Penipuan Link Phishing, Waspada Terhadap Ancaman Cyber

Author

Ilustrasi Penipuan Online. (FREEPIK)

INDOZONE.ID - Penipuan dengan menggunakan link phishing telah menjadi modus yang semakin umum digunakan oleh penipu online untuk merampas informasi pribadi dan keuangan korban. 

Taktik ini melibatkan pengiriman pesan yang menipu korban, baik melalui email, pesan teks, atau media sosial, dengan tujuan memancing korban untuk mengklik tautan yang mengarah ke situs web palsu. 

Dalam banyak kasus, situs web palsu ini meniru tampilan situs asli yang dikenal korban, seperti layanan perbankan online atau platform media sosial, sehingga korban mudah terjebak untuk memasukkan informasi pribadi mereka. 

Pesan-pesan tersebut sering kali didesain sedemikian rupa agar terlihat autentik, sering kali dengan menggunakan logo dan alamat email palsu yang mirip dengan aslinya, serta bahasa yang meyakinkan.

Ancaman palsu juga mungkin disertakan dalam pesan, misalnya bahwa akun korban akan dinonaktifkan jika tidak segera diverifikasi.

Begitu korban mengklik tautan tersebut, mereka akan diarahkan ke situs web palsu yang telah dipersiapkan oleh penipu, dimana mereka diminta untuk memasukkan informasi pribadi. 

Penipu kemudian dapat menggunakan informasi ini untuk mencuri identitas korban, melakukan transaksi keuangan ilegal, atau menjual informasi tersebut kepada pihak lain.

Baca Juga: Simak! Tips Dari Polisi Agar Terhindar Dari Penipuan Siber

Peringatan Terbaru: Modus Penipuan Link Phishing dengan Dalih Bantuan Sosial

Baru-baru ini, masyarakat dikejutkan dengan modus baru penipuan link phishing yang mengatasnamakan bantuan sosial (bansos). 

Dalam modus penipuan ini, korban diminta untuk mendaftar bansos dengan mengklik tautan yang disediakan oleh penipu. 

Namun, jika kamu telah terlanjur mengklik link phising tersebut, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk memastikan keamanan data pribadimu.

Baca Juga: Marak Kasus Penipuan, WhatsApp Segera Izinkan Pengguna Sembunyikan Alamat IP Selama Panggilan

1. Matikan Koneksi Internet

Ilustrasi koneksi internet di Indonesia. (Freepik)

Langsung matikan koneksi internet baik data maupun WIFI yang sedang tersambung pada perangkatmu.

Dengan demikian, transfer data ke server penipu akan gagal karena tidak ada konektivitas internet.

2. Uninstall Aplikasi dan Data M-Banking 

Tampilan mobile banking BCA (bca.co.id)

Secepat mungkin, uninstall aplikasi dan data M-banking seperti BRIMO, BCA Mobile, dan sebagainya dari perangkatmu.

Hal ini untuk menghindari akses penipu terhadap informasi keuanganmu.

3. Bersihkan Ponsel dari Malware RAT

Ilustrasi ponsel. (Unsplash/Oliur)

Lakukan factory reset pada perangkatmu untuk membersihkan ponsel dari malware Remote Access Trojan (RAT) yang mungkin telah terinstal.

4. Berhati-hati Terhadap Link Lainnya

Tab Link your phone and PC di Windows 10 (photo/ArticleXL)

Setelah membersihkan perangkatmu, tetap waspada terhadap setiap link yang masuk ke dalam pesan atau email.

Jangan mengklik tautan yang mencurigakan, dan pastikan untuk memverifikasi keaslian setiap pesan yang kamu terima.

Ilustrasi Penipuan Online. (FREEPIK)

Dengan memperhatikan langkah-langkah tersebut, kamu dapat melindungi diri dari ancaman penipuan online yang semakin canggih, dan menjaga informasi pribadi serta keuanganmu tetap aman.

Tetap waspada dan bijak dalam berinternet!


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU