INDOZONE.ID - Setiap tahun saat Hari Raya Nyepi di Bali, banyak orang bertanya, apakah internet juga ikut dimatikan? Karena, selama Nyepi aktivitas masyarakat memang sangat dibatasi untuk menghormati hari suci umat Hindu.
Menjawab hal itu, pihak Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali memastikan bahwa internet rumah lewat WiFi tetap bisa digunakan selama Nyepi.
Kepala Diskominfos Bali, Gede Pramana, menjelaskan bahwa layanan komunikasi seperti telepon, SMS, dan WiFi di rumah tidak akan diputus saat Nyepi berlangsung.
“Jadinya untuk telepon, SMS, wifi internet, tetap hidup, artinya tidak putus itu untuk komunikasi,” ujarnya, dikutip dari Antara Bali.
Baca juga: Menkomdigi Meutya Hafid Sidak Kantor Meta di Jakarta, Soroti Maraknya Konten Judol dan Disinformasi
Jadi Internet Mati Saat Nyepi atau Tidak?
Jawabannya, tidak sepenuhnya mati. Akses internet melalui WiFi rumah tangga masih tetap aktif, sehingga masyarakat tetap bisa mengakses informasi atau berkomunikasi jika diperlukan.
Namun, ada beberapa layanan yang memang dibatasi selama Nyepi, khususnya yang berkaitan dengan jaringan seluler.
Meski WiFi masih bisa digunakan, pemerintah memastikan layanan data seluler akan dinonaktifkan sementara selama Nyepi.
Selain itu, layanan IPTV juga ikut dimatikan selama perayaan berlangsung.
Pembatasan ini berlaku selama 24 jam, yaitu:
- Mulai 19 Maret pukul 06.00 WITA
- Sampai 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA
Artinya, selama periode tersebut pengguna tidak bisa mengakses internet dari paket data operator seluler.
Baca juga: Kemkomdigi Batasi Fitur Login Wikimedia, Ini Alasan dan Penjelasannya
Kenapa WiFi Tetap Dinyalakan?
Menurut Gede Pramana, keputusan untuk tetap menyalakan WiFi rumah tangga tidak akan mengurangi esensi Hari Suci Nyepi dan ia menyakini umumnya masyarakat yang menjalankan Catur Brata Penyepian tidak memanfaatkan internet wifi.
Selain itu, akses internet juga tetap dibutuhkan untuk beberapa kondisi penting, misalnya komunikasi darurat, kebutuhan rumah sakit, hingga informasi penting bagi masyarakat.
Karena itu, sejumlah tempat strategis tetap membutuhkan akses komunikasi yang aktif selama Nyepi berlangsung.
Operator Seluler Akan Dikoordinasikan Pemerintah
Untuk memastikan kebijakan ini berjalan lancar, Diskominfos Bali juga sudah mengirimkan surat ke Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Tujuannya adalah mengadakan rapat koordinasi bersama operator seluler dan penyedia layanan televisi.
Baca juga: Rusia Periksa Pendiri Telegram Pavel Durov atas Kasus 'Terorisme', Aplikasi Kena Sanksi Lagi
Biasanya pemerintah pusat akan memfasilitasi pertemuan tersebut, lalu menjelang Nyepi operator akan mengirimkan pesan pemberitahuan kepada pelanggan di Bali terkait penonaktifan sementara data seluler.
Jadi, kalau kamu bertanya apakah internet benar-benar mati saat Nyepi, jawabannya tidak sepenuhnya. WiFi rumah tetap aktif, tetapi paket data seluler dan IPTV dimatikan sementara demi menjaga suasana Nyepi tetap tenang dan khidmat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara Bali