Helldivers 2 Hadirkan Musuh Baru(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Helldivers 2 kembali mengguncang jagat game dengan kehadiran faksi Illuminate yang membawa ancaman baru ke Super Earth.
Update terbaru dari game tembak-tembakan kooperatif ini memperkenalkan deretan musuh mematikan, fitur kustomisasi senjata, hingga pembaruan besar di Superstore.
Baca Juga: Daftar Pemenang DICE Awards 2025: Astro Bot, HELLDIVERS 2, dan Balatro Dominasi Penghargaan
Dalam lore Helldivers 2, faksi ketiga yang dikenal sebagai Illuminate akhirnya keluar dari singularitas Meridian dan mulai menginvasi Super Earth.
Buat kamu yang mengikuti perkembangan game ini, ini artinya tantangan baru telah dimulai dan tentunya, musuh-musuh yang lebih menakutkan siap menghadang.
Di antara musuh baru yang hadir, kamu akan menghadapi Stingray, pesawat jet milik Illuminate yang mampu melakukan serangan udara mematikan, serta Crescent Overseer, unit yang mampu membombardir pasukan Helldivers bahkan saat bersembunyi di balik perlindungan.
Tak cukup sampai di situ, hadir pula makhluk mengerikan bernama Fleshmob—hasil eksperimen gagal dari Illuminate yang terdiri dari bagian-bagian tubuh "Voteless" dan dilepaskan begitu saja di medan tempur.
Arrowhead Studios juga memberikan petunjuk bahwa akan ada kapal berukuran lebih besar yang dapat kamu temukan langsung saat bermain.
Update ini juga membawa sistem kustomisasi loadout senjata yang lebih fleksibel.
Sebagian besar senjata utama kini bisa dinaikkan levelnya melalui misi, dan seiring naiknya level, kamu bisa membuka attachment baru yang tersedia lewat sistem Requisition.
Kamu juga bisa mengaplikasikan berbagai pola atau pattern ke senjata milikmu.
Beberapa pola ini berasal dari Warbond sebelumnya, seperti Viper Commandos, Freedom's Flame, Chemical Agents, dan Truth Enforcers.
Semuanya akan bisa kamu akses mulai 15 Mei, bertepatan dengan hadirnya Warbond baru berjudul Masters of Ceremony.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net