Fat Cat, gamer asal China yang bunuh diri di jembatan Chongqing usai diputusin pacarnya.
INDOZONE.ID - Seorang gamer pria berusia 21 tahun, yang akrab dipanggil Fat Cat, dilaporkan bunuh diri dengan melompat dari sebuah jembatan di Chongqing, China. Pemicu Fat Cat bunuh diri diduga karena dikhianati kekasihnya, Tan Zhu.
Fat Cat lahir pada 2003, di Hunan, China dalam keluarga yang retak atau tidak harmonis. Orang tuanya bercerai ketika dia masih sangat kecil.
Ketika beranjak dewasa, hubungan antara Fat Cat dan keluarganya semakin menjauh, dan dia hanya sering menghubungi saudara perempuannya.
Baca Juga: Kisah Gamers 15 Tahun yang Bunuh Diri Gara-gara Keluarga Gak Mau Service HP-nya
Alih-alih memutuskan kuliah di usia 21 tahun, Fat Cat menjadi seorang gamer populer yang mencari uang dengan menjadi joki di game online.
Pada 2022 lalu, Fat Cat jatuh cinta dengan seorang gadis bernama Tan Zhu di game online. Tan Zhu lahir pada 1997 dan tinggal di Chongqing.
Setelah berpacaran, Fat Cat pindah ke Chongqing karena tak ingin menjalani hubungan jarak jauh atau LDR.
Selama berpacaran, Fat Cat hidup sangat hemat, mengirim semua uang yang ia miliki kepada Tan Zhu.
Ketika Tan Zhu berjanji akan menikahinya setelah dua tahun berkencan, Fat Cat bahkan bekerja sampai muntah darah dan hanya makan makanan termurah senilai 10 yuan atau sekitar Rp20 ribu untuk menghemat uang, agar bisa dikirim ke pacarnya.
Sebelum bunuh diri, Fat Cat memasang foto profil di media sosialnya yang bertuliskan "Saya tidak ingin makan sayuran lagi, saya ingin McDonald."
Baginya saat itu, makanan cepat saji merupakan makanan mewah.
Foto profil Fat Cat di media sosial yang mengisyaratkan dirinya makan-makanan murah demi menghemat.
Secara total, Fat Cat mentransfer 510.000 yuan atau sekitar Rp1,1 miliar kepada pacarnya.
Uang itu dipakai untuk membayar tagihannya, membuka toko, dan berlibur. Namun Fat Cat tidak pernah memakai uangnya untuk membeli makanan enak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: K14