Duolingo mengganti pekerja kontrak dengan AI.
INDOZONE.ID - Duolingo mengumumkan untuk mengganti pekerja kontrak dengan AI, dan meluncurkan 148 kursus baru yang dibuat AI.
Aplikasi pembelajaran bahasa Duolingo pada Rabu (30/4/2025) kemarin, mengumumkan bahwa mereka akan menggandakan jumlah kursus bahasa dengan 148 kursus baru yang dibuat oleh AI.
Sebelumnya, perusahaan tersebut juga menyatakan bahwa satu kursus bisa memakan waktu hingga satu dekade. Namun berkat AI, 148 kursus baru dapat selesai dalam kurun waktu satu tahun.
Baca Juga: Cara Cobain Galaxy AI di HP Selain Samsung, Ini Fitur-Fiturnya!
Awal minggu ini, CEO Duolingo, Luis von Ahn juga mengumumkan bahwa Duolingo resmi mengadopsi pendekatan "AI-first" dalam bisnisnya yang berarti perusahaan akan mengurangi ketergantungan pada pekerja kontrak manusia, menggantikan sebagian pekerjaan mereka dengan AI, dan secara bertahap menggantikan tugas-tugas yang dapat ditangani AI.
Sebelumnya, Duolingo juga pernah mengurangi 10 persen pekerja kontrak, setelah memutuskan penggunaan AI untuk pekerjaan terjemahan.
Baca Juga: Ketika AI Sudah Masuk ke Produk Elektronik Rumah Tangga, Dari Kulkas Hingga AC
Meski demikian, von Ahn menegaskan bahwa perusahaan tetap peduli terhadap karyawannya. Pendekatan AI ini bukan semata-mata untuk menggantikan manusia, melainkan membebaskan karyawan dari tugas berulang supaya bisa fokus pada pekerjaan kreatif dan pemecahan masalah. Perusahaan akan mendukung karyawannya dengan pelatihan, pendampingan, dan alat bantu AI.
Duolingo juga berharap bahwa perekrutan dan evaluasi kinerja karyawan dibantu dengan AI. Sebuah tim boleh menambah karyawan asal pekerjaannya tidak dapat diotomatisasi oleh AI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Entrepreneur.com