INDOZONE.ID - Dalam momen bersejarah bagi Turkiye, Kolonel Alper Gezeravci, siap memulai misi antariksa berawak pertama negara itu pada 17 Januari.
Astronot berpengalaman berusia 44 tahun ini dijadwalkan lepas landas dari Kennedy Space Center NASA di Florida menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pukul 22:11 GMT.
Gezeravci, seorang pilot F-16 terkemuka dalam Angkatan Udara Turkiye dengan pengalaman 21 tahun, membawa pengetahuan luasnya ke dalam Misi Axiom 3 (Ax-3).
Misi dua minggu ini akan melibatkannya bekerja sama dengan astronot rekan dari Spanyol, Italia, dan Swedia, menjalankan 13 eksperimen ilmiah di ISS.
Baca Juga: Pasutri Pencuri Kendaraan Beraksi di Jakbar Pakai Modus Kencan Online, Korbanya Banyak!
Perjalanan Gezeravci ke bintang-bintang dimulai dengan studi teknik elektronik di Akademi Angkatan Udara Turkiye, dilanjutkan dengan studi lanjutan di Institut Teknologi Angkatan Udara di Dayton, Ohio.
Dedikasi dan keahliannya telah membawanya menjadi penjelajah luar angkasa pertama Turkiye.
Berbicara tentang misinya, Gezeravci menyatakan harapannya bahwa ini akan "Membawa impian masyarakat Turkiye dari angkasa hingga ke kedalaman luar angkasa" dan menekankan pentingnya membuka jalan bagi generasi mendatang untuk mengejar ambisi luar angkasa tanpa batasan.
Misi Axiom 3 tidak hanya menjanjikan bagi Turkiye, tetapi juga untuk memperkuat kerja sama internasional dalam eksplorasi antariksa.
Baca Juga: Membangun Kesadaran Digital: Cara Efektif Mengatasi Cyberbullying di Media Sosia
Partisipasi Gezeravci dalam eksperimen ilmiah di ISS menunjukkan komitmen Türkiye untuk memajukan pengetahuan ilmiah secara global.
Peristiwa bersejarah ini menandakan kemunculan Turkiye sebagai pemain kunci dalam perlombaan antariksa, dengan Kolonel Alper Gezeravci memimpin jalan ke era baru eksplorasi luar angkasa.
Saat ia melayang di mikrogravitasi, menjalankan eksperimen yang akan berkontribusi pada pemahaman manusia tentang ruang angkasa, misinya menjadi sorotan inspiratif bagi calon astronot dan penggemar ilmu pengetahuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TRT World