INDOZONE.ID - Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan peringatan tentang puncak fenomena hujan meteor Quadrantid yang dijadwalkan terjadi pada 3 dan 4 Januari 2024.
Kejadian ini diperkirakan akan mencapai puncaknya sekitar tengah malam hingga pukul 04.00 WIB, membawa jumlah meteor mencapai 60 hingga 200 setiap jam.
Menurut Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA), hujan meteor Quadrantid dianggap sebagai salah satu hujan meteor tahunan terbaik.
Baca Juga: Mengenal Peristiwa Geminid Meteor Shower, Hujan Meteor Terbesar dan Paling Spektakuler
Keunikan Quadrantid terletak pada kemampuannya menampilkan meteor terang yang berbentuk bola api, memberikan pengalaman luar biasa bagi para pengamat bintang.
Fenomena langka ini dapat disaksikan di seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia, tanpa memerlukan peralatan khusus.
Keberhasilan pengamatan meteor Quadrantid sangat tergantung pada cuaca yang mendukung.
Oleh karena itu, para pengamat diharapkan memilih lokasi dengan langit yang jelas dan minim cahaya buatan, untuk memaksimalkan pengalaman menyaksikan hujan meteor ini.
Baca Juga: India Terbangkan Roket Ke Black Hole untuk Dipelajari
Selain menjadi momen menakjubkan bagi pecinta astronomi, fenomena ini juga memberikan kesempatan bagi peneliti dan pengamat bintang untuk memperdalam pemahaman tentang meteor dan asal-usulnya.
Dengan semangat antisipasi dan informasi yang diberikan oleh para peneliti, diharapkan masyarakat dapat menikmati penampilan spektakuler langit malam selama puncak hujan meteor Quadrantid.
Writer: Putri Octavia Saragih
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: NASA