Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 11 MEI 2026 • 15:02 WIB

Satelit N5 Kantongi Izin Komdigi, Internet 160 Gbps Siap Layani Pelosok Indonesia

Satelit N5 Kantongi Izin Komdigi, Internet 160 Gbps Siap Layani Pelosok IndonesiaSatelit Nusantara 5 raih izin dari Komdigi. (Dok. Humas Komdigi.)

INDOZONE.ID - Satelit Nusantara Lima (Satelit N5) resmi mengantongi izin operasional JARTUPSAT dan VSAT dari Kementerian Komunikasi dan Digital setelah lulus Uji Laik Operasi (ULO) di Gateway Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Satelit N5 adalah satelit Very High Throughput Satellite (VHTS) berkapasitas 160 Gbps milik PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN).

Satelit dirancang khusus untuk mendukung pemerataan konektivitas internet di seluruh Indonesia, termasuk wilayah 3T yang selama ini nyaris tidak terjangkau sinyal berkualitas.

Satelit ini menggunakan platform Boeing 702MP dengan 101 spot beam Ka-band.

Jangkauannya tidak hanya mencakup seluruh Indonesia, tapi juga sebagian wilayah ASEAN seperti Malaysia dan Filipina.

Baca juga: Komdigi Dorong Masyarakat Lebih Bijak Sebelum Bereaksi, Jeda 10 Detik Berdampak

Diluncurkan dari Florida pada September 2025, menjalani fase Electric Orbit Raising (EOR), dan berhasil menempati slot orbit 113° Bujur Timur pada Januari 2026. ULO di Banjarbaru adalah garis finish dari proses panjang itu.

ULO dilakukan oleh Tim Kelompok Kerja Layanan Telekomunikasi Komdigi mengacu pada Peraturan Menteri Kominfo No. 5 Tahun 2021.

Pengujian mencakup keandalan transmisi, keamanan jaringan VSAT, hingga kepatuhan terhadap regulasi spektrum frekuensi nasional.

Ketua Tim Kelompok Kerja Layanan Telekomunikasi, Falatehan, menegaskan, proses pemeriksaan dilakukan di Gateway Banjarbaru, mencakup berbagai parameter kritikal.

“Mulai dari keandalan transmisi hingga keamanan jaringan VSAT sesuai dengan standar dan ketentuan. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem Satelit N5 memiliki performa yang laik untuk dioperasikan secara komersial," jelasnya.

Direktur Utama PSN, Adi Rahman Adiwoso, menyebut kelulusan ULO sebagai fase krusial sebelum layanan komersial dibuka luas, khususnya bagi masyarakat di daerah 3T.

"Kami bersyukur Satelit Nusantara Lima telah berhasil melewati tahapan Uji Laik Operasi oleh tim evaluator dan kini telah mendapatkan izin JARTUPSAT serta VSAT dari Komdigi," kata Adi.

Koneksi 100 Mbps di 2029

Dirjen Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, hadir langsung di Banjarbaru untuk meninjau pengujian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Komdigi

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Satelit N5 Kantongi Izin Komdigi, Internet 160 Gbps Siap Layani Pelosok Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!