INDOZONE.ID - Memasuki era chat serba instan, WhatsApp jadi salah satu platform paling dominan dengan miliaran pengguna di seluruh dunia. Menariknya, aplikasi ini bisa dipakai gratis tanpa iklan yang mengganggu.
Tapi, muncul pertanyaan, sebenarnya WhatsApp mendapat uang dari mana?
Baca juga: Apa Itu GitHub? Penjelasan Simpel Platform Wajib Programmer
WhatsApp awalnya dibuat sebagai alternatif SMS yang lebih simpel. Bahkan, salah satu pendirinya hanya ingin nggak ketinggalan panggilan saat lagi di gym.
Seiring waktu, platform ini berkembang pesat, apalagi setelah diakuisisi oleh Meta Platforms Inc. (META). Di bawah kepemimpinan Mark Zuckerberg, WhatsApp jadi bagian penting dari strategi jangka panjang Meta.
Dulu sempat ada biaya langganan sekitar $1 per tahun. Tapi sejak 2016, WhatsApp resmi jadi gratis sepenuhnya.
Meski tanpa iklan dan biaya langganan, WhatsApp tetap menghasilkan uang melalui beberapa cara.
Baca juga: Jangan Panik! Ini Arti 7 Kode Error Website dan Cara Cepat Mengatasinya
1. API Bisnis
Pendapatan utama WhatsApp datang dari WhatsApp Business API.
Fitur ini memungkinkan perusahaan mengirim notifikasi ke pelanggan, balas chat secara otomatis, dan komunikasi dalam skala besar.
Contohnya:
Bisnis akan dikenakan biaya untuk setiap pesan yang dikirim, tergantung negara dan jumlah pesan.
Model ini terbukti efektif, bahkan pendapatannya sudah tembus lebih dari $1 miliar per tahun dalam beberapa tahun terakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Investopedia