INDOZONE.ID - Coba Kamu bayangin deh, Kamu bangun pagi, masih setengah ngantuk, terus otomatis ambil HP.
Mau cek chat, scroll Instagram, atau buka YouTube sebentar. Tapi, semuanya nggak bisa diakses.
Bukan cuma Kamu. Bukan cuma kota Kamu. Ternyata, internet di seluruh dunia mati total. Nggak ada yang bisa online.
Google, media sosial, streaming, semuanya lenyap dalam sekejap.
Baca juga: Sudah Penuhi Syarat, Komdigi Cabut Penangguhan TikTok Live Imbas Demo
Kedengarannya kayak film, ya? Tapi, sebenarnya, apa hal kayak gitu mungkin terjadi? Dan kalau bener-bener kejadian, dunia bakal kayak gimana?
Tapi sebelum masuk ke skenario “internet mati sedunia”, penting banget buat Kamu tahu satu hal dulu: internet itu sebenarnya bukan kayak saklar lampu yang bisa tinggal ditekan terus “poof”, semuanya mati.
Internet itu sistem yang sangat terdesentralisasi. Artinya, nggak ada satu tombol ajaib yang bisa matiin semuanya sekaligus.
Tapi, bukan berarti hal itu nggak mungkin sama sekali.
Ada beberapa hal ekstrem yang, kalau kejadian barengan atau dalam skala gede banget, bisa bikin dunia ngalamin yang namanya “blackout internet global.” Misalnya:
Baca juga: iPhone 17 Series Resmi Masuk Indonesia, iBox hingga Digimap Buka Early Registration
Kabel bawah laut itu kayak jalan tol utama yang nyambungin benua-benua. Mayoritas trafik internet lintas negara lewat situ.
Nah, kalau beberapa kabel utama ini tiba-tiba rusak karena gempa, sabotase, atau kecelakaan, konektivitas global bisa lumpuh.
Beberapa negara mungkin masih bisa jalan lokal, tapi nggak bisa nyambung ke luar negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber