Ilustrasi pembelian kuota internet. (Freepik/sewupari-studio)
INDOZONE.ID - Internet merupakan kebutuhan pokok bagi manusia di era digital saat ini. Di mana segala aspek kehidupan mulai dari pekerjaan, hiburan hingga bermain sosial media membutuhkan koneksi internet.
Maka dari itu, tak heran jika pengeluaran untuk membeli kuota internet seluler menjadi sebuah keharusan di zaman sekarang.
Di tahun 2025 ini, tren penggunaan internet di Indonesia terus meningkat. Tren ini memunculkan pertanyaan mengenai berapa sebenarnya pengeluaran rata-rata masyarakat Indonesia untuk pembelian kuota internet?
Pertanyaan itu bisa dijawab dengan survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) bertajuk Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Penggunaan Internet 2025.
Baca juga: 7 Tips Menghemat Kuota Internet, Wajib Simak Biar Kantong Gak Jebol!
Data APJII mencatat, sebagian besar penduduk Indonesia mengeluarkan uang antara Rp50 ribu sampai Rp100 ribu setiap bulan untuk membeli kuota internet.
Kelompok ini jadi yang paling besar jumlahnya, mencapai 52,27% dari total pengguna.
Di sisi lain, ada juga sekitar 34,52% orang yang mengaku cuma butuh dana di bawah Rp50 ribu per bulan untuk beli kuota. Mungkin kelompok ini lebih sering pakai Wi-Fi atau pemakaian internetnya memang tidak terlalu banyak.
Lalu ada 12,20% masyarakat Indonesia yang menghabiskan dana Rp100 ribu hingga Rp250 ribu untuk kuota internet.
Terakhir, hanya ada 1,02% masyarakat Indonesia yang mengeluarkan uang di atas Rp250 ribu untuk pembelian kuota internet.
Tak hanya mencatat biaya pengeluaran kuota internet, APJII juga membeberkan daftar operator seluler yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia.
Di posisi pertama ada Telkomsel Group yang terdiri dari Telkomsel, Simpati, dan By.U dengan 47,71% pengguna.
Urutan kedua diisi oleh Indosat dan Tri (3) yang digunakan oleh 25,97%. Kemudian diikuti XL Axiata dan Axis dengan jumlah pengguna mencapai 20,53%.
Smarfren menduduki urutan terakhir dengan jumlah pengguna 5,79%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: APJII