Ilustrasi seseorang yang marah karena internet lemot. (freepik)
INDOZONE.ID - Pernah mengalami internet lemot saat hujan? Lagi asyik nonton film atau meeting online, tiba-tiba koneksi jadi lambat, buffering, atau malah terputus-putus.
Banyak orang juga bertanya-tanya, kenapa internet lambat waktu hujan? Ternyata, ada beberapa faktor teknis yang menyebabkan koneksi internet buruk saat hujan. Berikut diantaranya.
Ilustrasi sinyal putus saat hujan. (freepik)
Koneksi internet, baik yang menggunakan Wi-Fi maupun jaringan seluler seperti 4G/5G, memanfaatkan gelombang radio untuk mentransfer data. Nah, saat hujan turun, tetesan air di udara bisa menyerap dan membelokkan gelombang radio tersebut.
Apalagi jika hujannya deras, gelombang harus menembus lapisan air yang lebih tebal, sehingga sinyal makin terganggu. Tak heran kalau Wi-Fi lemot saat hujan deras atau bahkan tidak bisa tersambung sama sekali.
Ini salah satu penyebab internet putus-putus saat hujan yang paling umum.
Baca juga: 5 Cara Pilih Laptop Anti Lemot untuk Mahasiswa Teknik, Wajib Tau!
Bukan hanya dari udara, gangguan juga bisa datang dari darat. Hujan deras, terutama yang disertai petir, bisa merusak perangkat keras seperti menara BTS dan jaringan lainnya.
Sambaran petir bisa menyebabkan kerusakan teknis atau pemadaman listrik, yang akhirnya berdampak pada kualitas sinyal.
Jadi, kalau kamu bertanya-tanya kenapa internet lambat waktu hujan, bisa jadi jaringan luar sedang mengalami gangguan teknis, bukan karena perangkatmu bermasalah.
Kabel jaringan seperti fiber optic atau ADSL biasanya tertanam di bawah tanah. Sayangnya, saat musim hujan, air bisa merembes masuk jika ada pelindung kabel yang rusak atau sambungan yang longgar.
Kelembapan ini bisa mengganggu proses pengiriman data. Akibatnya, meskipun indikator Wi-Fi terlihat penuh, kamu tetap kesulitan mengakses internet.
Ini juga menjawab pertanyaan tentang koneksi internet buruk saat hujan yang sering bikin frustrasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wired.com