Gelombang PHK Xbox 2025: Studio Ditutup(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Industri game kembali diguncang kabar menyedihkan. Microsoft, melalui divisi Xbox-nya, melakukan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang berdampak pada ribuan karyawan.
Dalam minggu pertama Juli 2025 ini saja, lebih dari 9.000 pekerja kehilangan pekerjaan, menambah deretan panjang PHK dalam industri game global yang sebelumnya juga menimpa Epic Games, Unity, PlayStation, hingga Riot Games.
Baca juga: Everwild Resmi Dibatalkan, Jadi Korban PHK Massal Xbox
Berikut beberapa proyek besar yang resmi dibatalkan atau terdampak langsung dari langkah efisiensi ini:
Tak hanya tim pengembang game, divisi pendukung lain juga terdampak. Tim User Research Xbox, termasuk kepala produk untuk keamanan anak dan keluarga, Mike Mongeau, turut menjadi korban PHK.
Sementara itu, divisi mobile King milik Microsoft juga memecat sekitar 200 karyawan, setara 10 persen dari tenaga kerja mereka.
CEO Xbox, Phil Spencer, menyampaikan memo kepada seluruh tim. Ia menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi menjaga kesuksesan jangka panjang di tengah pasar yang terus berubah.
Meski menyebut langkah ini sebagai hal yang berat, Spencer berjanji akan memprioritaskan peluang terbaik, serta menyediakan dukungan seperti pesangon dan bantuan penempatan kerja.
Sementara itu, kepala Xbox Game Studios, Matt Booty, mengonfirmasi penutupan studio The Initiative dan penghentian beberapa proyek yang belum diumumkan.
Booty menyebut langkah ini sebagai bagian dari penyesuaian prioritas dalam menghadapi tantangan industri.
Ironisnya, dalam situasi penuh tekanan ini, salah satu produser eksekutif Xbox Game Studios Publishing, Matt Turnbull, menuai kecaman karena menyarankan staf terdampak untuk menggunakan AI seperti ChatGPT guna membantu proses mencari pekerjaan.
Saran tersebut disampaikan melalui LinkedIn, namun kemudian dihapus setelah menuai reaksi negatif dari komunitas.
Baca juga: Street Fighter 6 di Switch 2 Tampil Ciamik: 60FPS Stabil dan Visual Lebih Tajam dari Xbox Series S
Langkah efisiensi ini menjadi gelombang PHK keempat yang dilakukan Xbox dalam dua tahun terakhir.
Dengan banyaknya proyek yang gagal diwujudkan dan talenta-talenta terbaik yang kehilangan pekerjaan, jelas bahwa industri game tak lagi sekuat dulu dalam menghadapi guncangan ekonomi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net