Build a Rocket Boy Umumkan PHK Setelah MindsEye Gagal di Pasaran(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Setelah peluncuran game MindsEye yang kurang memuaskan, pengembang Build a Rocket Boy akhirnya mengonfirmasi bahwa mereka memulai proses pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawan.
Kabar ini diperkuat lewat pernyataan resmi yang diberikan perusahaan pada 24 Juni 2025, menyusul laporan sebelumnya dari IGN.
Baca juga: CEO Embracer Mundur Setelah Ribuan PHK dan Penutupan Studio, Tapi Tetap Bertahan di Perusahaan
Dalam pernyataan yang dikirimkan ke IGN, Build a Rocket Boy menyebut keputusan ini sangat sulit dan menyakitkan.
"Kami telah membuat keputusan berat untuk memberi tahu tim kami yang berdedikasi mengenai perubahan internal di Build a Rocket Boy," tulis mereka.
Meski perusahaan sedang berupaya menempatkan kembali beberapa staf yang terdampak ke peran baru, namun proses konsultasi formal telah dimulai.
Proses ini sesuai hukum ketenagakerjaan Inggris dan berlaku saat ada rencana PHK terhadap lebih dari 100 karyawan dalam jangka waktu 90 hari.
MindsEye sempat digadang-gadang sebagai saingan Grand Theft Auto, namun realitas di lapangan justru berbanding terbalik.
Sejak dirilis, game ini dilanda banyak masalah, mulai dari bug teknis, crash yang berulang, performa buruk, hingga desain gameplay yang dianggap ketinggalan zaman.
Tak heran jika saat ini MindsEye mendapat label "Mostly Negative" di Steam.
Meski sempat diberi hotfix untuk memperbaiki sebagian masalah, banyak pemain tetap merasa kecewa dengan pengalaman bermain yang ditawarkan.
Bahkan dalam ulasan Eurogamer, game ini dikritik habis-habisan: "Meski sempat memberi harapan di awal, MindsEye tenggelam karena alur cerita yang kacau, misi yang dirancang buruk, dan sistem pertarungan yang benar-benar mengecewakan."
Baca juga: Jagex Dihantam Gelombang PHK, Proyek Old School RuneScape: Zanaris Resmi Ditangguhkan
Sebelum peluncurannya, CEO Build a Rocket Boy sempat menyiratkan bahwa ulasan buruk terhadap game ini adalah hasil kampanye berbayar.
Namun, pihak penerbit IO Interactive yang bekerja sama dalam proyek ini justru menolak klaim tersebut saat dikonfirmasi IGN.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net