EA Konfirmasi PHK di Codemasters Setelah Hentikan Proyek WRC(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Electronic Arts (EA) akhirnya buka suara soal nasib studio Codemasters setelah menghentikan pengembangan seluruh proyek game World Rally Championship (WRC) di masa depan.
Dalam pernyataan resminya, EA menyebutkan telah memangkas sejumlah posisi, namun tetap berupaya mengalihkan sebanyak mungkin karyawan ke proyek lain yang dianggap lebih strategis.
Baca Juga: EA PHK 300 Karyawan dan Batalkan Game Titanfall Baru, Respawn Entertainment Jadi Korban Terbesar
Setelah resmi menghentikan kerja sama dengan WRC beberapa hari lalu, banyak penggemar bertanya-tanya tentang dampaknya terhadap tim pengembang Codemasters.
Kini, EA mengonfirmasi bahwa memang ada pengurangan staf, walau jumlah pastinya tidak disebutkan.
"Sebagai perusahaan, kami terus beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan pemain yang terus berkembang, serta fokus pada proyek-proyek inti kami," tulis EA dalam pernyataan ke VGC.
Keputusan EA untuk menghentikan proyek WRC ini sejalan dengan strategi yang sudah diumumkan sejak tahun lalu, ketika perusahaan memberhentikan sekitar 670 karyawan.
Kala itu, EA menyatakan akan lebih fokus pada pengembangan IP milik sendiri, game olahraga, dan komunitas daring berskala besar, daripada melanjutkan kerja sama dengan IP berlisensi seperti WRC.
PHK di Codemasters bukan satu-satunya yang terjadi. Pekan ini saja, laporan menyebutkan ada antara 300 hingga 400 karyawan EA yang terdampak pemutusan hubungan kerja.
Bila ditotal, sudah sekitar 2.200 pengembang game kehilangan pekerjaan dalam empat bulan pertama tahun 2025. Angka ini menunjukkan tekanan besar yang saat ini dihadapi industri game global.
Sebagai informasi, game EA Sports WRC terakhir kali dirilis pada November 2023 dan menjadi penutup dari kerja sama EA dengan World Rally Championship.
Baca Juga: Battlefield Labs: Program Eksperimental EA yang Bocor Sebelum Siap Diluncurkan?
Game ini sempat mendapat respon cukup positif dari penggemar reli, namun tampaknya tidak cukup kuat untuk mempertahankan kolaborasi jangka panjang.
Kalau kamu penggemar game balap seperti WRC, kabar ini tentu mengecewakan. Tapi dari sisi bisnis, EA tampaknya memilih untuk lebih fokus ke proyek-proyek internal dan komunitas besar seperti FIFA dan The Sims.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net