Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 03 JULI 2025 • 15:53 WIB

Mitos vs Fakta: Dark Mode Bisa Cegah Minus?

Mitos vs Fakta: Dark Mode Bisa Cegah Minus?Fitur Dark Mode di WhatsApp Android (photo/TechRadar)

INDOZONE.ID - Dark mode, atau yang biasa disebut mode gelap, sekarang sudah jadi fitur wajib di hampir semua aplikasi dan sistem operasi. Banyak orang yang suka mengaktifkannya karena tampilannya terlihat lebih keren, katanya bisa menghemat baterai, dan yang paling sering dibahas yaitu membantu menjaga kesehatan mata. Bahkan, tak sedikit yang percaya kalau dark mode bisa mencegah mata minus.

Tapi, benarkah dark mode benar-benar berpengaruh langsung terhadap kesehatan mata? Apalagi soal pencegahan mata minus, apakah semanjur itu? Atau, jangan-jangan hanya sugesti semata? Supaya tidak salah kaprah, yuk kita bahas mitos dan fakta di balik popularitas dark mode dari sisi kesehatan mata.

Mitos Seputar Dark Mode

Salah satu mitos yang cukup sering terdengar adalah anggapan bahwa dark mode bisa mencegah, bahkan menyembuhkan mata minus. Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu. Mungkin terdengar masuk akal karena layar gelap terlihat lebih “lembut” di mata dibandingkan layar terang.

Namun faktanya, mata minus atau miopia terjadi karena bentuk bola mata yang memanjang, sehingga bayangan benda jatuh bukan di retina, melainkan di depannya. Kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh faktor genetik dan kebiasaan sehari-hari, seperti terlalu lama menatap layar atau kurang terpapar cahaya matahari karena jarang beraktivitas di luar ruangan.

Mitos lainnya menyebut bahwa dark mode selalu lebih nyaman di mata. Padahal, kenyamanan melihat layar sebenarnya sangat bergantung pada kondisi cahaya sekitar dan preferensi masing-masing individu. Jika berada di ruangan gelap, dark mode memang terasa lebih nyaman karena tidak menyilaukan. Namun, bila digunakan di tempat terang, tulisan putih di latar belakang hitam justru bisa terlihat buram dan membuat mata makin lelah.

Fakta Sebenarnya: Apa Kata Sains?

Sampai saat ini, belum ada riset yang benar-benar menunjukkan bahwa dark mode bisa mencegah atau mengurangi mata minus. Para ahli mata justru lebih menyarankan untuk fokus pada hal-hal yang lebih berdampak, seperti durasi menatap layar, pencahayaan ruangan, serta frekuensi istirahat bagi mata. Semua itu jauh lebih penting untuk menjaga kesehatan penglihatan.

Dark mode memang memiliki manfaat tertentu dalam kondisi tertentu. Misalnya, saat digunakan pada malam hari atau di tempat dengan pencahayaan rendah, mode gelap dapat membantu mengurangi silau dari layar, sehingga mata tidak cepat lelah. Namun, ini tidak berarti dark mode bisa menggantikan kebiasaan sehat untuk mata, seperti menjaga jarak pandang, pencahayaan ruangan yang memadai, dan rutin memberi waktu istirahat pada mata.

Baca juga: Resmi Dirilis, Ini Cara Mudah Aktifkan Fitur Dark Mode di WhatsApp Web!

Menariknya, bagi orang yang memiliki mata silinder atau astigmatisme, dark mode justru terkadang terasa tidak nyaman. Teks putih di latar gelap bisa menimbulkan efek bayangan atau buram, sehingga mata menjadi lebih cepat lelah. Oleh karena itu, memilih dark mode atau light mode sebaiknya disesuaikan dengan kondisi mata masing-masing dan mana yang paling nyaman digunakan sehari-hari.

Blue Light dan Tidur: Hubungan yang Sering Disalahpahami

Mitos vs Fakta: Dark Mode Bisa Cegah Minus?Ilustrasi kerja dengan kondisi gelap/Freepik

Banyak orang mengira dark mode bisa mengurangi paparan blue light (cahaya biru) dari layar, yang katanya berbahaya bagi mata. Memang benar, cahaya biru dapat mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh, terutama bila terpapar menjelang tidur, karena dapat menurunkan produksi hormon melatonin (yang memicu rasa kantuk).

Namun, jika dikaitkan dengan perkembangan mata minus, hingga kini belum ada bukti ilmiah yang kuat yang menjelaskan keterkaitan langsung antara cahaya biru dan miopia. Mengaktifkan dark mode memang bisa membantu tidur lebih nyenyak karena mengurangi paparan cahaya terang di malam hari, tetapi tidak serta merta berdampak langsung pada kesehatan refraksi mata.

Tips Agar Nyaman Menatap Layar Tanpa Harus Bergantung pada Dark Mode

Daripada sepenuhnya mengandalkan dark mode, lebih baik menerapkan kebiasaan sehat saat menggunakan layar digital. Berikut beberapa tips simpel yang bisa membantu menjaga kesehatan mata dan mengurangi kelelahan visual:

  • Atur kecerahan dan kontras layar
    Sesuaikan dengan pencahayaan ruangan agar tidak terlalu terang atau redup.

  • Jaga jarak pandang
    Idealnya, layar diletakkan sekitar 50–70 cm dari mata, dengan posisi sedikit di bawah garis pandang.

  • Gunakan pencahayaan ruangan yang cukup
    Hindari menatap layar di ruangan yang terlalu gelap atau terlalu terang.

  • Luangkan waktu di luar ruangan
    Paparan sinar matahari alami, terutama pada anak dan remaja, terbukti dapat membantu memperlambat perkembangan miopia.

  • Rutin periksa mata ke dokter
    Jika sering merasa pandangan kabur atau mengalami sakit kepala, sebaiknya segera konsultasikan kondisi mata.

Baca juga: Google Chrome Hadirkan Improvisasi Dark Mode Agar Miliki Pengalaman Lebih Gelap!

Dark mode bisa menjadi pilihan yang nyaman, khususnya saat menggunakan perangkat di malam hari atau di tempat yang redup. Namun, kenyamanan tersebut tidak bisa disamakan dengan manfaat kesehatan jangka panjang, terutama dalam mencegah atau mengatasi mata minus.

Hingga kini, tidak ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan bahwa dark mode mampu mencegah miopia. Oleh karena itu, penting untuk tetap menjaga kebiasaan sehat, membatasi waktu menatap layar, memberikan istirahat pada mata, mengatur pencahayaan dengan baik, serta rutin memeriksakan kesehatan mata.

Gunakan dark mode jika memang terasa lebih nyaman, tetapi jangan sampai terjebak mitos yang membuatmu lengah terhadap hal-hal yang benar-benar penting untuk menjaga kesehatan penglihatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Calgaryfamilyeyedoctors.com, Visioncenter.org

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mitos vs Fakta: Dark Mode Bisa Cegah Minus?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!