Sabtu, 07 FEBRUARI 2026 • 15:20 WIB

Bongkar Cara Pikir Desain Gim, Kompetisi Garena Game Jam 3 Uji Mental dan Kreativitas Peserta

Author

Pembukaan Garena Game Jam 3 (Indozone/Salsabila Az Zahra)

INDOZONE.ID - Garena Indonesia kembali menyelenggarakan ajang kompetisi pembuatan gim bergengsi, Garena Game Jam 3, dengan BINUS University, Jakarta sebagai tuan rumah yang siap menjadi wajah talenta muda untuk beradu kreativitas.

Acara ini menarik minat peserta dari berbagai kalangan, mulai dari siswa SMA/SMK, mahasiswa, hingga lulusan baru.

Baca juga: Skylar Putuskan Rehat dari Kompetisi, ONIC Tegaskan Tetap Jadi Bagian Keluarga

Selama 48 jam penuh, para peserta ditantang untuk bekerja dalam tim untuk menghasilkan sebuah produk gim yang inovatif dengan tema “Nothing Works As Expected”. 

Dharmawan Santosa selaku perwakilan Garena Indonesia, mengungkapkan bahwa jika tahun lalu peserta diberikan batasan desain yang ketat.

“Tahun lalu kami melihat banyak ide-ide yang menarik perhatian, dan kami semakin percaya diri dengan ekosistem gim Indonesia,” ungkap Dharmawan.

Dharmawan Santosa, Incubation Lead Garena Indonesia (Indozone/Salsabila Az Zahra)

Ia menuturkan bahwa tahun ini peserta ditantang dalam cara berpikir, yaitu mempertanyakan kembali asumsi-asumsi yang selama ini dianggap pasti dalam desain gim. 

Baca juga: Blue Prince Batal Dilokalisasi, tapi Harapan Gim Lanjutan Masih Terbuka

Peserta diminta menggali lebih dalam tentang apa yang membuat sebuah gim terasa adil, menyenangkan, dan memiliki kontrol yang mudah dipahami.

“Dengan tema yang diberikan, kami ingin para peserta membongkar kembali dan mempelajari kembali tentang gim desain dari sudut pandang yang berbeda,” ujarnya.

Menurut Dharmawan, tema bukan hanya tentang menghadapi bug dan menciptakan, namun juga membuat peserta dapat belajar untuk berinteraksi, karena dalam dunia nyata, pengembangan gim interaksi dan perubahan adalah hal yang normal.

Sementara itu, Andy Lukito dari Asosiasi Game Indonesia memberikan motivasi bahwa banyak pengembang gim sukses di dunia maupun Indonesia yang memulai karier mereka dari ajang seperti ini.

Baca juga: 30 Ide Nama Channel YouTube Motivasi yang Inspiratif dan Mudah Diingat

Ia menekankan bahwa dalam kompetisi gim di waktu yang singkat, kemampuan teknis seperti koding atau menggambar bukanlah satu-satunya kunci.

Hal yang paling krusial adalah ketahanan mental dan kemampuan untuk menyatukan visi dalam tim tanpa mengedepankan ego pribadi.

“Peserta harus bertahan selama dua hari untuk bikin game sebuah produk, dan mereka harus satu frekuensi dalam satu kelompok,” tuturnya.

Wakil Rektor Binus, Prof. Yohanes, menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bentuk pembelajaran nyata di luar ruang kelas. 

Baca juga: Event Terbatas! Bloxburg Kolaborasi dengan IKEA, Hadirkan Item Dekorasi Lucu

Menurutnya, ajang ini selaras dengan nilai-nilai kampus yang mendorong inovasi, integritas, dan kerja sama tim.

Selain sebagai kompetisi, kegiatan ini juga menjadi jembatan bagi para pelajar untuk mengenal dinamika industri kreatif secara langsung, yang diharapkan dapat berlanjut pada peluang magang hingga beasiswa di masa depan.

Melalui semangat yang dibawakan oleh para pimpinan, acara Garena Game Jam 3 resmi dimulai dengan harapan agar para peserta dapat menikmati proses kreatif mereka tanpa rasa takut akan kegagalan, karena ide terbaik sering kali muncul dari proses mencoba dan memperbaiki.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU